. Arung Jeram Berpotensi Besar Mengangkat Pamor Wisata Jambi

Arung Jeram Berpotensi Besar Mengangkat Pamor Wisata Jambi


Sungai Batangmerangin, Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, sekitar 300 km dari Kota Jambi merupakan salah satu arena atau sirkuit arung jeram paling menantang di Provinsi Jambi. Sirkuit arung jeram tersebut pertama kali dijajal para pencinta arung jeram tahun 1998. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram di Sungai Batangmerangin itu sudah beberapa kali digelar. Atlet – atlet arung jeram menjajal keganasan arus Sungai Batangmerangin pada Kejurnas Arung Jeram di Merangin, 14 – 20 Desember 2013. (PesonaJambi.net/Rds)

PesonaJambi.net, JambiOlahraga bernuansa wisata alam penuh tantangan, yakni arung jeram semakin merakyat di Provinsi Jambi. Hal ini ditandai dengan semakin seringnya pertandingan arung jeram digelar di arena arung jeram, Sungai Batangmerangin, Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.Kejuaraan daerah dan kejuaraan nasional arung jeram di Sungai Batangmerangin sudah beberapa kali digelar selama 10 tahun terakhir.

Olahraga dan wisata alam arung jeram di Jambi juga semakin digemari. Hal bisa dilihat dari semakin bertambahnya  arena atau sirkuit arung jeram di Provinsi Jambi. Selain arena arung jeram di Desa Air Batu, Merangin, kini sudah ada juga arena arung jeram di Desa Tambak Ratu, Sungai Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, arung jeram di Sungaibatanghari, Kabupaten Bungo dan Batanghari dan arena arung jeram terbaru di Sungai Batangmerangin wilayah Kabupaten Kerinci. Jalur arung jeram baru di Kerinci ini dirintis FASI Jambi 19 – 21 Februari 2017.

Semakin menggeloranya semangat berarung jeram di Jambi juga tampak dari terus bertambahnya pencinta arung jeram di Jambi. Saat ini sudah ada ratusan atlet arung jeram di Jambi. Mereka banyak bergabung dalam Federasi Arung Jeram Indonesia (FASI) Jambi. Para pencinta arung jeram di Jambi tidak lagi hanya terdapat di Merangin, Sarolangun, Bungo dan Batanghari. Kerinci juga saat ini sudah memiliki kelompok pencinta arung jeram. Mereka sudah membentuk Pengurus Cabang (Pengcab) FASI Jambi.

Ketua Pengurus Daerah (Pengda) FASI Jambi, Tuti Zahara di Jambi, baru-baru ini menjelaskan, pihaknya terus mengembangkan kegiatan arung jeram karena minat masyarakat pada olahraga dan wisata arung jeram terus meningkat. Kemudian lokasi-lokasi atau arena arung jeram di Jambi juga terus bertambah.

“Kami membuka jalur baru arena arung jeram di Kabupaten Kerinci supaya ada lokasi latihan yang dekat bagi atlet arung jeram di Kerinci dan Sungaipenuh. Latihan – latihan arung jeram di Jambi juga terus digiatkan menghadapi Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Kerinci tahun ini dan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jambi di Kabupaten Merangin tahun depan,”katanya.

Tuti Zahara lebih lanjut mengatakan, atlet-atlet arung jeram Jambi juga kini sudah banyak berkiprah di tingkat nasional.  Atlet – atlet arung jeram Jambi sudah sering bertarung di even nasional seperti Kejurnas Arung Jeram di Sungai Progo, Yogyakarta, Miggu – Senin (29 – 30/1/2017).
 
Olah raga dan wisata arung jeram belakangan ini semakin mendapat tempat di hati masyarakat Jambi. Tampak warga masyarakat antusias menyaksikan  Kejurnas Arung Jeram di Sungai Batangmerangin, Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, 14 – 20 Desember 2013. (PesonaJambi.net/Rds)

Angkat Pamor Wisata

Kekayaan potensi wisata arung jeram di Jambi dan meningkatnya animo generasi muda Jambi menekuni olah raga tersebut membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dan beberapa pemerintah kabupaten, khususnya Kabupaten Merangin, Sarolangun dan Kerinci terus menggelorakan semangat olah raga dan wsiata arung jeram.

Untuk itu sudah beberapa kali kejuaraan arung jeram diselenggarakan di Kabupaten Merangin, termasuk kejuaraan nasional arung jeram. Kejurnas arung jeram pertama kali dilaksanakan di arean arung jeram Desa Air Batu, Kaupaten Merangin tahun 2008. Sejak itu Pengurus Besar (PB) FAJI Indonesia menjadikan kejurnas arung jeram di Merangin jadi salah satu agenda utama kegiatan arung jeram nasional.

Kejurnas arung jeram di Sungai Batangmerangin, Merangin pun kembali digelar Sabtu – Kamis (14 – 20/12/2013). Kejurnas arung jeram bertajuk Merangin Geopark Refting Championship (Kejuaraan Nasional Arung Jeram Geopark Merangin)saat itu diikuti 24 klub arung jeram se-Indonesia. Kejurnas arung jeram tersebut dimenangi Klub arung jeram Caldera, Bandung, Jawa Barat.

Bupati Merangin, Al Haris pihaknya tetap konsisten mendukung pengembangan olah raga dan wisata arung jeram. Daerah itu juga tetap siap menjadi tuan rumah kejuaraan arung jeram, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional.

Berdasarkan pengalaman menyelengarakan kejurnas arung jeram di Sungai Batang Merangin, lanjut Al Haris, kegiatan olah raga dan wisata menantang alam itu mampu menjadi ajang promosi wisata daerah.

“Karena itu kami akan berusaha agar kejurnas arung jeram di kawasan Geopark Merangin ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Kejurnas arung jeram ini juga kita perjuangkan menjadi salah satu agenda wisata nasional,”katanya.

Satu lagi arena arung jeram yang memiliki tantangan sekaligus daya tari wisata, yaitu di Sungai Batangasai, Desa Tambak Ratu. Para pencinta arung jeram sudah sering menajajal tantangan kerasnya Sungai Batangasai. Untuk itu Pemkab Sarolangun dan Pemprov Jambi perlu membenahi atau membangun jalan menuju objek wisata alam tersebut agar lebih mudah dijangkau. Intensitas kegiatan arung jeram bertaraf nasional di Merangin dan Sarolangun tersebut tentunya memiliki peran besar mengangkat pamor pariwisata Jambi. (PesonaJambi.net/Rds)

Berita Lainya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama