. Mengintip Taman Rimba Saat Libur Lebaran Idul Fitri 1438 H

Mengintip Taman Rimba Saat Libur Lebaran Idul Fitri 1438 H



Pesonajambi.net, Jambi-Jambi- Objek-objek wisata bertarif murah lebih diminati pengunjung di Jambi untuk mengisi libur Lebaran. Salah satu objek wisata bertarif murah yang diserbu pengunjung di Jambi, yaitu Taman Rimba atau Kebun Binatang Kota Jambi. Jumlah pengunjung ke objek wisata tersebut hingga Selasa (27/6) sudah mencapai 28.000 orang. 

Pengelola wisata di Kota Jambi semakin berbenah mengantisipasi semakin tingginya animo masyarakat berkunjung ke obje-objek wisata belakangan ini. Bahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi juga meningkatkan pembangunan sarana rekreasi untuk memenuhi hasrat warga kota menikmati waktu senggang. 

Objek wisata yang sangat diminati pengunjung di Kota Jambi, terutama objek wisata bernuansa alami dan lingkungan hidup seperti kebun binatang atau Taman Rimba dan hutan kota. Kemudian pengunjung di Kota Jambi juga sangat menyukai objek wisata atau sarana rekreasi murah – meriah seperti kolam renang. 
Salah satu objek wisata alam dan lingkungan di Kota Jambi yang selalu dipadati wisatawan, khususnya pada hari libur, yakni Taman Rimba atau Kebun Binatang Kota Jambi. 

Antusiasme wisata berkunjung ke kebun binatang satu-satunya di Provinsi Jambi itu tampak dari tingginya jumlah kunjungan wisata ke objek wisata itu setiap libur, terutama libur Lebaran. 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Rimba Kota Jambi, Adrianis di Jambi, baru-baru ini menjelaskan, jumlah kunjungan wisata ke objek wisata yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi itu pada libur Lebaran, Juli tahun lalu mencapai 600.000 orang. Jumlah pengunjung Taman Rimba itu meningkat drastis dibanding pada libur Lebaran Agustus tahun 2014 sekitar 450.000 orang. 

Sedangkan jumlah pengunjung Taman Rimba pada liburan Januari 2016 sekitar 300.000 orang dan pada liburan Mei 2016 sekitar 300.000 orang. Target jumlah pengunjung Taman Rimba pada libur Lebaran Juli 2016 sekitar 400.000 orang pun tercapai. 

Sedangkan jumlah pengunjung Lebaran Idul Fitri 1438 H (25 Juni-27 Juni 2017) sudah mencapai 10 ribu orang. Jumlah ini akan terus bertambah mengingat hari libur lebaran masih lama dan juga bertepatan dengan liburan sekolah hingga 17 Juli 2017 mendatang. 

“Pengunjung yang mengisi libur Lebaran lebih banyak mengunjungi Taman Rimba Kota Jambi karena tarif masuk hanya Rp 5.000/orang khusus anak – anak dan Rp 10.000/orang untuk dewasa. Kemudian objek wisata ini juga dekat dari pusat kota,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Unit Pengelola Teknis Dinas (UPTD) Taman Rimba Kota Jambi, Nova di Jambi, Selasa (27/6). 

Dikatakan, lonjakan pengunjung Taman Rimba Kota Jambi mulai terjadi pada H + 1 Lebaran, Senin (26/6). Pengunjung Taman Rimba Kota Jambi pada Lebaran kedua mencapai 11.000 orang. 

Jumlah pengunjung objek wisata tersebut meningkat drastis dibandingkan pada saat Lebaran, Minggu (25/6) hanya 2.000 orang. Sedangkan pengunjung Taman Rimba Kota Jambi pada H + 2 Lebaran, Selasa (27/6) mencapai 15.000 orang. 

“Perkiraan kami, puncak kunjungan wisata ke Taman Rimba Kota Jambi terjadi H + 6 hingga H + 7 Lebaran, Sabtu – Minggu (1 – 2/7). Target kunjungan wisata ke kebun binatang ini selama libur Lebaran tahun ini sekitar 60.000 orang,” katanya. 

Sementara itu, Arif (35), warga daerah permukiman transmigrasi Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi mengatakan, Dia membawa segenap keluarganya berkunjung ke Taman Rimba Kota Jambi karena objek wisata tersebut memiliki nilai pendidikan lingkungan untuk anak – anak. Para pengunjung kebun binatang tersebut, khususnya anak-anak, lanjut Arif dapat melihat langsung ratusan jenis satwa. 

Para pengunjung juga bisa mengikuti permainan menunggang gajah dan kuda poni di kebun binatang tersebut. “Selain itu tarif masuk ke kebun binatang ini juga relatif murah dan terjangkau. Kemudian objek wisata ini juga mudah dijangkau karena dekat dari pusat Kota Jambi,” katanya. 

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung atau wisatawan ke Taman Rimba Kota Jambi, tambah Adrianis, pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Jambi dari objek wisata itu pun meningkat drastis setiap tahun. PAD yang dihasilkan Taman Rimba tahun 2016 mencapai Rp 2,2 miliar lebih atau meningkat dari PAD yang dihasilkan objek wisata lingkungan itu tahun 2015 sekitar Rp 1,9 miliar. Sedangkan PAD yang dihasilkan Taman Rimba Januari – Juni 2017 sekitar Rp 925 juta. 

Berbenah Tambah Koleksi 

Menyadari tingginya animo wisatawan berkunjung ke Taman Rimba Kota Jambi setiap hari libur, pihak UPTD Taman Rimba Kota Jambi pun terus berbenah. 

Pihak pengelola Taman Rimba berupaya menata dan menambah daya tarik tempat wisata itu untuk memanjakan pengunjung. Kepala Seksi (Kasi) Konservasi dan Pelayanan Taman Rimba Kota Jambi, Ahmad Alfian mengatakan, kini pihaknya sudah mempercantik seluruh kandang satwa di kebun binatang itu. Kandang sekitar 300 jenis satwa, termasuk reptil dan burung di kebun binatang itu semakin ditata rapih dan memikat. Ahmad Alfian mengatakan, pihaknya juga telah membenahi dan menambah sarana hiburan di kebun binatang itu. Taman Rimba tersebut kini telah memiliki museum zoologi, hiburan menunggang kuda poni dan menunggang gajah serta kolam renang. 

Pembenahan – pembenahan berbagai sarana rekerasi di Taman Rimba Kota Jambi membuat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taman Rimba Kota Jambi selalam libur Lebaran kali ini benar-benar membludak. Respon Pengunjung Para pengunjung Taman Rimba yang datang dari berbagai daerah kabupaten di Jambi maupun dari Provinsi Sumatera Selatan dan Riau mengaku sangat tertarik berkunjung ke kebun binatang itu karena memiliki koleksi satwa yang cukup banyak. 

Kemudian kebun binatang yang berada di wilayah Palmerah, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi itu juga mudah dijangkau. Selain itu harga tiket masuk ke Taman Rimba di saat Lebaran hanya Rp 10.000/orang untuk dewasa dan Rp 8.000/orang untuk anak – anak. 

 “Saya dan keluarga sengaja datang berkunjung ke Taman Rimba Kota Jambi untuk membawa anak-anak melihat berbagai koleksi satwa yang ada. Anak-anak senang melihat berbagai satwa langka karena mereka jarang melihatnya. Sarana rekreasi untuk anak-anak di Taman Rimba ini juga kini semakin banyak, sehingga anak-anak puas. 

Ada arena menunggang gajah, menungga kuda poni, museum zoologi dan kolam renang,”kata Hartati (30), warga Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi. Menurut Hartati, kekurangan yang dikeluhkan pengunjung di Taman Rimba saat ini antara lain tempatisturahat yang kurang akibat sempitnya areal Taman Rimba. Kondisi tersebut membuat pengunjung sulit mendapatkan tempat istirahat bersantai, termasuk makan bersama dengan keluarga. 

“Sempitnya areal Taman Rimba juga membuat suasana terasa pengap di tengah membludaknya pengunjung. Hal tersebut membuat pengunjung kurang betah tinggal berlama-lama di objek wisata ini. Mudah-mudahan, areal kebun binatang ini bisa diperluas agar kita lebih nyaman berkunjung,”ujarnya. 

 Perlu Berbenah 

Satu lagi objek wisata bernuansa lingkungan dan alami di Kota Jambi yang sebenarnya berpotensi besar menjadi destinasi wisata andalan di Kota Jambi, yakni Taman Hutan Kota, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Objek wisata itu belum mampu menyedot pengunjung seperti Taman Rimba setiap hari libur karena kurang dibenahi. Sarana hiburan di Taman Hutan Kota Jambi minim, sehingga wisatawan enggan berkunjung. 

Pantauan di Taman Hutan Kota, Kota Jambi, baru-baru ini, objek wisata tersebut lengang di hari Minggu dan libur. Pengunjung ke Hutan Kota tersebut tidak seramai pengunjung Taman Rimba atau objek wisata yang dikelola swasta Kampoeng Radja di sekitar Simpang Rimbo. (PJN-Lee)

Berita Lainya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama