. Anggota Group WhatsApp Raja Sitempang Serahkan Donasi Untuk Parialus Sidauruk (Sakit Menahun) di Hutaimbaru

Anggota Group WhatsApp Raja Sitempang Serahkan Donasi Untuk Parialus Sidauruk (Sakit Menahun) di Hutaimbaru


Anggota Group WhatsApp Raja Sitempang Serahkan Donasi Untuk Parialus Sidauruk (Sakit Menahun) di Hutaimbaru.

Simalungun, S24-Anggota Group WhatsApp Raja Sitempang (Sitanggang, Sigalingging, Simanihuruk, Sidauruk) mengumpulkan donasi rasa kepedulian kepada Parialus Sidauruk (75), yang terbaring sakit menawan tanpa perawatan medis di Dusun Hutaimbaru, Nagori (Desa) Ujung Mariah, Kecamatan Pamatang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Donasi yang dibuka mulai 29 Agustus 2023 hingga Minggu 10 September 2023, terkumpul total Rp 3.250.000 dari 27 Pendonasi. Donasi ini telah diserahkan oleh St Berlin Manihuruk (80) tetangga rumah dari Parialus Sidauruk, Minggu (10/9/2023). 

Penyerahan Donasi ini disaksikan Lamhot Parulian Manihuruk perantara transfer donasi dan Jelis Sidauruk (Difabel) anaknya Bp parialus Sidauruk yang setia merawat Ayahnya selama 8 tahun terbaring sakit di rumah berdinding papan itu.

Rosenman Manihuruk, perantau asal Hutaimbaru yang tinggal di Kota Jambi menyampaikan terimakasih yang luar biasa untuk keluarga Anggota GWA RAJA SITEMPANG yang menyisihkan sebagian berkatnya untuk Bp Parialus Sidauruk.

Jelis Sidauruk juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Pendonasi yang telah peduli kepada Ayahnya. Juga terimakasih kepada Abang Rosenman Manihuruk (Pak Moses) yang telah menginisiasi membuka donasi ini. 

St Berlin Manihuruk, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Dusun Hutaimbaru juga mengapresiasi pemberian donasi dari Keluarga RAJA SITEMPANG sebagai rasa empati. Juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh keluarga Raja Sitempang yang peduli kepada Bp Parialus Sidauruk. 

Sakit Menahun

Seperti diketahui, sejak Januari 2016 lalu, Parialus Sidauruk terbaring sakit tanpa perawatan medis karena ketidak mampuan keluarga. Sungguh kehidupan pilu dirasakan Parialus Sidauruk sudah delapan sakit dan lumpuh.

Kondisi Parialus Sidauruk hanya bisa tergeletak di rumah berdinding papan. Dia dirawat oleh anaknya Jelis Saragih Sidauruk (35) yang setia merawat ayahnya Parialus Saragih Sidauruk kendati kondisinya juga memprihatinkan karena mengalami cacat atau kaki lumpuh sejak usia lima tahun.



Kondisi Parialus Saragih Sidauruk lebih membaik saat Penulis mengunjunginya Mei 2023 lalu jika dibandingkan dengan 2 Januari 2016 lalu. Dan pada Mei 2023 Parialus Sidauruk juga lebih membaik karena sudah bisa berkomunikasi.

Selama 8 tahun lumpuh, Parialus Sidauruk tak dapat pelayanan kesehatan. Dangan nada suara memelas sembari menahan sakit, Parialus Sidauruk yang sudah terbaring karena lupuh lebih 8 tahun terakhir tak bisa lagi duduk. Parialus pun berbicara terbata-bata mengenai penyakitnya yang tidak sembuh-sembuh.

Dia hanya bisa pasrah terbaring siang malam di lantai rumah beralaskan tikar di bagian ruang depan rumahnya menjalani hari-hari tanpa ada lagi pengobatan. Parialus Sidauruk pun tak bisa banyak berkata-kata karena kondisi kesehatannya masih memprihatinkan.

Sementara isterinya yang merawatnya sejak mengalami lumpuh Januari 2016 lalu sudah meninggal pada Kamis 23 Juni 2016 lalu. Saat ini Parialus Sidauruk hanya dirawat anaknya, Jelis (35) yang tidak bisa berjalan karena kedua kakinya cacat sejak kecil.

Terbaring sakit selama 8 tahun tanpa perawatan medis, sungguh berat dihadapi Parialus Sidauruk. Berkat pemberitaan Beritasimalungun.com, Parialus Sidauruk mendapat perhatian dari perantau asal Hutaimbaru.

Anggota Group WhatsApp perantau asal Hutaimbaru memberikan perhatiannya atas kondisi Parialus Sidauruk yang sakit terbaring di rumahnya selama tahunan. Sebanyak 34 keluarga berdonasi dengan jumlah total donasi Rp 5.800.000. Selain donasi, perantau asal Hutaimbaru juga membelikan kasur, selimut, spray, bantal. Keluarga Parialus Sidauruk merasa terharu dengan bantuan tersebut, ditengah keterbatasan keluarganya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Donasi dari perantau asal Hutaimbaru itu diserahkan pada acara "Panohuan" Pimpinan Majelis GKPS Hutaimbaru dan Diakonia dan Jemaat GKPS Hutaimbaru kepada Bapak Parialus Sidauruk (Pa Denni), Minggu 6 November 2022.

Kini Anggota Group WhatsApp Raja Sitempang memberikan perhatian dengan berdonasi. Horas Ma Dihita PinomparNi Raja Sitempang. Untuk Donasi Buat Bapatua Parialus Sidauruk di Hutaimbaru Boima Ditranfers Tu Rek Bank Mandiri No Rekening: 110-00-0547559-2 An: ROSENMAN MANIHURUK. Mauliate Godang. Bukti Transfer Boleh di WA Ke 08127477587.

List Donasi Mulai Senin (28/8/2023) Hingga Minggu (10/9/2023) Pagi

1. Saut Maruli Tua Sitanggang Rp 50.000.
2. Albon Sidauruk Rp 50.000.
3. Zamanto Sitanggang Rp 100.000
4. Arifin Sitanggang Rp. 50.000
5. St. Sanro P. Sitanggang Rp. 100.000
6. St. Mangasi Sitanggang Rp. 500.000
7. Jhontra Sitanggang 50.000.
8. M. Sitanggang Rp 100.000.
9. P.Sitanggang/Kutim Rp.100.000.
10.Sudin Sitanggang Rp 100.000.
11.Rohbensius Sitanggang-Jambi Rp.100.000.
12.Tohaf Maruli Sigalingging Rp 50.000
13.Bachtiar Sitanggang Rp 500.000.
14.I Robinson Sigalingging-Jmabi- Rp 100.000.
15.Bundoko Sidauruk Rp.50.000.
16.Asenk Lee Saragih Manihuruk-Jambi. Rp 50.000.
17.Jonny Sitanggang Rp 200.000.
18.Yudi E Sitanggang-Cibinong Bogor Rp 50.000.
19. Sumihar Robert Sitanggang Rp 200.000.
20. Parlindungan Sitanggang Rp 100.000.
21. Freddy Marcopolo Sitanggang Rp 50.000.
22. Kel JP Sitanggang/ Br Silalahi-Pontianak- Rp 100.000.
23. Pittor Dapot Sidauruk Rp 250.000.
24.Permakdin Manihuruk Rp 100.000.
25. Kel Parman Paulinus Sitanggang Rp 50.000.
26.Kel Tonni Sidauruk-Martubung Medan Rp 50.000.
27.Kel PMH Sidauruk-Rp 50.000.
 
Total: 3.250.000 (Tiga Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah). 

St Berlin Manihuruk menyampaikan Donasi kepada Bp Parialus Sidauruk.

Daftar Donasi GWA Raja Sitempang

St Berlin Manihuruk menyampaikan Donasi kepada Bp Parialus Sidauruk.


Struk Trafsfers Donasi


Berita Lainya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama