. Ando Tambunan, Sipenjual Petai di Kota Pematangsiantar Viral, Meninggal Korban Lakalantas

Ando Tambunan, Sipenjual Petai di Kota Pematangsiantar Viral, Meninggal Korban Lakalantas


Pematangsiantar, S24-Ando Tambunan, sipenjual petai di Jalan Sisingamangaraja Kota Pematangsiantar  yang lebih dikenal dengan nama Ando Tambunanlumbanpea sesuai nama akun facebooknya, meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Simpang Pondok Jalan Siantar-Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Jumat (17/5/2024). 

Akun Dina Silalahi Pejuang Kanker menyiarkan secara langsung jenazah korban dari rumah sakit hingga ke rumah duka. Bahkan Dina Silalahi membuka donasi ïlu manetek" untuk keluarga yang ditinggalkan Almarhum Ando Tambunan.  

Informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, Ando Tambunan yang selalu rajin menguplod aktivitasnya berjualan petai di facebook, dikabarkan meninggal dunia setelah sepedamotor Honda Revo yang dikendarainya bertabrakan dengan Mobil Pick Up L300 BK 8579 TV.

Baca: Viral, Ando Tambunan Lumbanpea, Sipenjual Petai di Pemetangsiantar

Supir Mobil Pick Up L300 tidak diketahui identitasnya. Sebab setelah kejadian kecelakaan, supir disebutkan melarikan diri meninggalkan kendaraannya di lokasi kejadian. Sementara, tubuh Ando Tambunan dievakuasi warga ke Rumah Sakit dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Hingga berita ini direlis, belum ada penjelasan soal kronologis kecelakaan dari pihak kepolisian. Sementara, media social facebook khususnya di beranda akun facebbok Ando Tambunanlumbanpea sudah ramai menyampaikan ucapan belasungkawa dan turut berduka cita atas peristiwa yang dialami Ando Tambunan, sembari menguplod kondisi korban di lokasi kejadian.

Kondisi tubuh korban Ando Tambunan di lokasi kecelakaan sebelum dievakusi diunggah netizen ke media sosial facebook. 

“Turutberdukacita y ito Ando TambunanLumbanpea semongga kelurga diberi ketabahan aku kenal ito dari FB ito itu orng pejuang. Selalu sayang sama orgtua pekerja keras dan ito juga terkenal di FB Krn penjualan Pete. Semongga ito diterima disisi kanan Allah bapa di surga  amin” tulis akun facebook Eva Boru Purba.

“Selamat jalan ma di ho  Tulangku naburju toppu nai Tuhan. Kami dari keluarga besar mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya tulang Ando TambunanLumbanpea semoga keluarga yang ditinggal di beri kesabaran, kekuatan serta penghiburan yg dari Tuhan. Sehabis jualan pete Tulang selalu singgah ke toko. Selalu ngajakin lae Tulang untuk kerakoean, Mulai sekarang tulang gak akan pernah singgah lagi. Selamat jalan ma di ho Tulangku na burju Tulus ma roham mandapothon Tuhani, jadilah pendoa buat keluarga yg ditinggal, terlebih oppung.  Darimu aku belajar banyak hal, kebaikanmu akan selalu ku ingat” tulis akun Afc Siantar.

"Tiga haru lalu kami masih komunikasi. Saya juga pernah membeli jualnnya dan saya suruh dikirimkan ke Jambi. Aih...sedih. Selamat jalan Tulang Ando Tambunan,"ujar Riana Br Manihuruk dari Montreal Canada. 

Ando Tambunan merupakan warga Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Setiap mau berangkat menjual petainya di Kota Pematangsiantar, Ando selalu berdoa bersama dengan Ibundanya. Ando Tambunan  anak bungsu dari 7 bersaudara (5 laki-laki, 2 perempuan).


Dina Silalahi Kumpulkan Donasi

Meninggalnya konten kreator Facebook Ando Tambunan Lumbanpea  menyisakan kesedihan tersendiri bagi pengerak sosial Dina Silalahi. Dina yang dikenal dengan akun facebook "Dina Silalahi Pejuang Kanker" ini menceritakan, bahwa Ando Tambunan adalah sosok orang tuanya pekerja keras yang mampu melewati kemampuannya.

"Walau dia sudah berumur dan sebagai orang tua asuh untuk kedua ponakannya, tapi dia masih mampu menghibur kita. Apalagi kita ketahui dia tulang punggung keluarga, dimana dia sering menguploap kesehariannya bersama ibunya, dan dia juga menginformasikan bahwa dia menangung biayapendidikan berenya (ponakan)," ungkap Dina Silalahi, dirumah duka Huta Simpang Tiga Dusun 2, Nagori Maligas Tongah, kecamatan Tanah Jawa, kabupaten Simalungun, Jumat (17/5/2024).

Kata Dina Silalahi lagi, sebenarnya dirinya baru saja pulang dari Malaysia, membawa korban TKW yang bermasalah dari di Malaysia. 

"Saya baru pulang membawa korban TKW bermasalah asal Sumatera Utara. Setelah mereka saya kembali kekeluarga masing-masing di Medan, saya langsung ke Siantar. ternayata sampai di Siantar, dan baru saja makan siang saya dapat kabar bahwa ito saya ini meninggal kecelakaan. Saya langsung bergegas membawa tim melihat Ando Tambunan di Rumah Sakit Djasamen Saragih di ruang mayat," kata Dina sedih, melihat Ando sudah terbujur kaku diruang mayat.

Setelah dibersihkan dokter dan dipersiapkan ambulan, Dina Silalahi dan timnya langsung mendampingi keluarga membawa jenazah ke Tanah Jawa.

"Jadi tidak ada berhenti saya, dari Malaysia langsung membantu dan mendampingi keluarga almarhum Ando Tambunan dari Rumah Sakit sampai kerumah duka di Tanah jawa," terang Dina, dan seketika itu  juga membuka donasi.

Ketika ditanya berapa donasi yang sudah terkumpul untuk keluarga Ando Tambunan,  Dina Silalahi mengatakan, baru saja donasi dibuka sekitar 1 jam sudah terkumpul Rp 20 juta.

"Baru tadi donasi dibuka, sekitar satu jam sudah ada 20 juta, ditambah ada yang menyumbangkan peti jenazah. Dan kami berharap donasi masih terus berjalan sampai pemakaman nantinya," jelasnya.

Seperti diketahui Ando Tambunan sering Live di Facebook sambil berjualan Petai di pinggir jalan Sisingamangaraja (depan USI) maupun di jalan Melanthon Siregar (Marihat). Demikian juga Ando tambunan membagi kesehariannya bersama ibu tercintanya boru pangaribuan.

Melalui Live di facebook inilah Ando Tambunan dikenal orang banyak, dan dia menamakan dirinya artis facebook bila ada orang yang mengajaknya berfoto. Kini ando Tambunan sang kretaor facebook sudah "pergi"meninggalkan kenangan kepada followernya sebanyak 37 Ribu pengikut. 

Meninggalnya Ando Tambunan langsung Viral difacebook, bahkan beberapa konten kretor membagikan kenangan bersama Ando tambunan, tidak ketinggalan seiring kepergiannya foto itu terlihat dengan Petai yang dijualnya.

Ando Tambunan Meninggal Kecelakaan 

Ando Tambunan Lumbanpea meninggal kecelakaan di jalan Siantar Tanah Jawa tepatnya di Jembatan Pondok 8, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, ditabrak Mitsubishi L300 pada Jumat (17/5/2024) sekitar Pukul 13:30 WIB.

Ado Tambunan yang setiap hari berjualan Petai sambil Live di Facebook ini sering berjualan di pinggir jJlan Sisingamangaraja (depan USI) maupun di Jalan Melanthon Siregar (Marihat). Informasi dari lokasi kejadian, bahwa Ando Tambunan sedang melintas dari arah Pematangsiantar menuju Tanah Jawa.

"Jadi bang Ando yang menaiki sepeda motor Revo BK 2381 WT itu dari arah Siantar menuju Tanah Jawa, tiba-tiba ada L300 BK 8579 TV yang meluncur kencang dari arah Tanah Jawa kelihatan oleng, dan terjadilah tabrakan persis ditengah jembatan itu," ungkap Ramon, warga yang berada dilokasi ketika terjadinya kecelakaan, dan Ando meninggal dilokasi kejadian. 

Informasi yang dihimpun dirumah duka, bahwa Ando Tambunan adalah anak terakhir dari 7 bersaudara, dari pasangan M. Tambunan (+) dan T Boru Pangaribuan (Op. Boy), dan dia tinggal bersama ibunya dan kedua berenya, kedua orang tua berenya ini pergi meninggalkan anak-anaknya, dan menjadi tanggungan Ando Tambunan semasa hidupnya. 

Demikian juga Ando Tambunan sebenarnya sudah pernah menikah, namun nasib berkata lain, dia harus berpisah dengan istrinya 10 tahun lalu. 

Terakhir Ando Tambunan cukup dikenal masyarakat melalui sifatnya yang kocak dan menghibur di akun Faceboknya. Ando Tambunan sering berbagi kesehariannya bersama ibunya, baik manortor, merawat ibunya, mandi di bendar, dan paling sering dia bernyanyi menghibur followernya sambil berjualan Petai. 

"Selamat Jalan Bang Ando Tambunan, Selamat Jalan Artis Facebook". 

  (Berbagaisumber/AsenkLeeSaragih)



Ando Tambunan dalam kenangan.

Rencana Alm Ando Tambunan Dimakamkan Senin (20/5/2024).

Berita Lainya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama