. Menata Kawasan Kumuh Danau Sipin Kota Jambi Jadi Destinasi Wisata Asri

Menata Kawasan Kumuh Danau Sipin Kota Jambi Jadi Destinasi Wisata Asri


Danau Sipin, Kota Jambi yang memiliki panorama menarik cukup layak dijadikan destinasi wisata andalan di Kota Jambi. Lomba perahu hias di Danau Sipin, Kota Jambi baru-baru ini. (Matra)
 
(Matra – Jambi) – Danau Sipin di Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Provinsi Jambi yang selama ini kurang dilirik wisatawan karena kawasannya yang kumuh belakangan ini terus dibenahi. Danau Sipin yang memiliki luas sekitar 42 hektare (ha) tersebut dibenahikarena danau tersebut memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata andalan di Kota Jambi.

Selama satu tahun terakhir, Danau Sipin mulai tampak asri dan banyak dikunjungi wisatawan lokal. Sebagian besar tepi dana tersebut sudah dibangun bronjong atau penahan tebing. Kemudian fasilitas wisata juga mulai dibangun di sekitar danau itu. Selain itu sarana jogging track (olah raga jalan kaki) juga sudah dibangun di danau yang dekat dengan Sungai Batanghari itu. Kemudian kapal wisata juga sudah tersedia di danau itu. Bahkan Danau Sipin kini menjadi lokasi olah raga dayung. Baru-baru ini di Danau Sipin digelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung.

Gubernur Jambi, Fachrori Umar menandatangani pencanangan pembangunan kawasan kumuh Kampung Tanjung Belimbing, Danau Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Provinsi Jambi menjadi Kampung Sadar Wisata dan Budaya di Kampung Tanjung Belimbing, Kota Jambi, Jumat (29/11/2019). (Matra)
Upaya terbaru yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menata Danau Sipin, yaitu membenahi kawasan kumuh di sekitar danau itu menjadi kampung sadar wisata dan budaya, Danau Sipin Lestari. Kampung kumuh di Danau Sipin yang dibangun menjadi Kampung Sadar Wisata dan Budaya tersebut, Kampung Tanjung Belimbing

Pencanangan kampung sadar wisata dan budaya di Danau Sipin, Kota Jambi  tersebut dilakukan Gubernur Jambi, Fachrori Umar di Kampung Tanjung Belimbing, Kota Jambi, Jumat (29/11/2019). Pada kesempatan tersebut Fachrori Umar memberikan bantuan Rp15 juta untuk membangun water close (WC) umum dan membangun mesjid di perkampungan tersebut. Turut hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.

Fachrori Umar pada kesempatan tersebut mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terus meningkatkan pembangunan kawasan permukiman kumuh menjadi layak huni. Pencanangan pembangun permukiman kumuh menjadi layak huni di Jambi juga dilakukan Pemprov Jambi di Kabupaten Sarolangun dan Bungo baru-baru ini.

“Pemprov Jambi masih memiliki sekitar  1.841 hektare (ha) kawasan kumuh di dua kota dan sembilan kabupaten. Karena itu melalui program Provinsi Jambi Bebas Kumuh, pembangunan kawasan kumuh menjadi layak huni terus ditingkatkan. Ujung tombak pembangunan permukiman kumuh menjadi layak huni ini, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan warga masyarakat setempat,”katanya.  

Lomba dayung, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Pelajar yang digelar di Danau Sipin, Kota Jambi, Provinsi Jambi baru-baru ini menjadi salah satu daya tarik wisata di danau tersebut. (Matra)

Kualitas Lingkungan

Menurut Fachrori Umar, perkembangan permukiman kumuh yang terus meluas di Provinsi Jambi perlu diantisipasi. Untuk itu Pemprov Jambi telah melaksanakan berbagai kegiatan penanganan permukiman kumuh sebagai upaya mengatasi masalah menurunnya kualitas lingkungan permukiman, tingginya angka kemiskinan dan kurang berkembangnya fungsi perkotaan.

“Perkembangan perumahan dan kawasan permukiman tidak terlepas dari pesatnya laju pertumbuhan penduduk. Kebutuhan akan penyediaan prasarana dan sarana lingkungan permukiman juga semakin meningkat. Jika tidak diantisipasi, permukiman kumuh di Jambi akan terus bertambah,"katananya..

Sementara itu Wali Kota Jambi, Syarif Fasha pada kesempatan tersebut mengatakan, pembangunan kawasan kumuh di Danau Sipin, Kota Jambi menjadi permukiman layak huni sudah dilakukan Pemprov Jambi sejak beberapa tahun lalu. Pembangunan kawasan kumuh Danau Sipin menjadi Danau Sipin Lestari diawali dengan pembangunan bronjong atau tebing penahan di Danau Sipin. Kemudian sudah dilakukan juga normalisasi Danau Sipin melalui pembersihan kawasan danau tersebut.

Ditambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi membangun jogging track (jalur olah raga jalan kaki), membangun wahana wisata, venue (sarana) panjat tebing,  skateboard dan dayung di kawasan Danau Sipin. Melalui penataan tersebut, kawasan Danau Sipin sudah semakin layak menjadi tujuan wisata dan arena wisata olah raga.

“Pemkot Jambi kini sedang merancang membangun Danau Sipin menjadi kawasan ekowisata. Kawasan ini nanti boleh digunakan untuk sosial ekonomi, wisata dan lain sebagainya,”katanya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M Fauzi pada kesempatan tersebut menjelaskan, pembangunan kawasan kumuh menjadi kawasan sadar wisata di Danau Sipin merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bakti ke-74 Pekerjaan Umum yang jatuh pada Selasa (3/12/2019).

“Pembangunan permukiman kumuh menjadi layak huni dan destinasi wisata di Provinsi Jambi sudah dilakukan di beberapa desa se-Provinsi Jambi. Beberapa permukiman kumuh di Kota Jambi kini sudah menjadi permukiman asri seperti permukiman asri di Kelurahan Beringin, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi,”katanya. (Ade SM)

Berita Lainya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama