. Kendalikan Covid-19, Tanjungjabung Barat Bangun Kampung Tangguh Siginjei

Kendalikan Covid-19, Tanjungjabung Barat Bangun Kampung Tangguh Siginjei

Kapolres Tanjungabung Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Guntur Saputro mendukung segala upaya pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi. Guntur Saputro menjalani vaksinasi sebagai orang pertama mendapatkan suntikan vaksin anti Covid-19 jenis Sinovac di Kota Kualatungkal, Tanjungabung Barat baru-baru ini. (Foto : Matra/Ist)

(Matra, Jambi) – Upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabar), Provinsi terus diintensifkan guna mengendalikan peningkatan kasus Covid-19 di daerah itu. Memasuki Februari ini, dua kegiatan khusus dilakukan untuk meningkatkan pencegahan dan penanggulangan penularan Covid-19 di daerah itu.

Satu kegiatan, yakni pembangunan Kampung Tangguh Siginjai yang digagas Polres Tanjabbar. Satu lagi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seperti dilakukan di beberapa daerah di Jawa.

Kapolres Tanjabar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Guntur Saputro di Kualatungkal, Tanjabbar, Provinsi Jambi, Minggu (14/2/2021) menjelaskan, Kampung Tangguh Siginjei di daerah itu ditetapkan di Rukun Tetangga (RT) 13 Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjabbar. Kampung tangguh tersebut menjadi percontohan peningkatan pencegahan dan penanggulangan penularan Covid-19.

Dijelaskan, program yang dilaksanakan mencegah dan menanggulangi penularan Covid-19 di Kampung Tangguh Siginjei tersebut antara lain penyediaan fasilitas protokol kesehatan, peningkatan kesadaran warga mencegah Covid-19 melalui 3 M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir) dan menjaga jarak.

Kemudian, lanjutnya sosialisasi dan edukasi tentang penanganan Covid-19, peningkatan ketahanan pangan, pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan kesiapan testing Covid – 19 dalam pemberlakuan PPKM skala mikro.
 
"Kami sangat berterima kasih dan member apresiasi sebesar - besarnya terhadap jajaran pemerintah daerah, khususnya Ketua RT13 dan warga masyarakat yang masih terus peduli, sadar, berkemauan dan berperan membentuk Kampung Tangguh Siginjei serta tetap mematuhi protokol kesehatan di wilayahnya,”ujarnya.

Menurut Guntur Saputro, pada pelaksanaan PPKM skala mikro di Tanjabbar, pihaknya membatasi seluruh kegiatan warga masyarakat hingga tingkat RT. Kemudian melalui PPKM skala mikro tersebut, kegiatan keramaian di tempat-tempat wisata juga dibatasi dan diawasi ketat mencegah adanya kerumunan orang.

“PPKM tidak hanya diberlakukan di lingkungan permukiman warga, tetapi juga di tempat-tempat wisata, wisata kuliner dan pertokoan. Seluruh elemen masyarakat hingga ke tingkat RT diikutsertakan dalam PPKM skala mikro, sehingga tidak ada pelanggaran-pelanggaran terhadap prokes,”katanya.

Sementara itu berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjabbar, total kasus positif Covid-19 di daerah itu hingga Minggu (14/2/2021) sudah mencapai 504 kasus, tiga kasus baru positif. Kemudian pasien positif Covid-19 yang meninggal di daerah itu mencapai tujuh orang, sembuh (323 orang),  dirawat (174  orang). Sedangkan persentase kesembuhan pasien Covid-19 di daerah pesisir pantai tersebut baru mencapai 64,1 %. (Matra/AdeSM)


Berita Lainya

There is no other posts in this category.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama