. Kecelakaan Maut di Merangin, Hotmaria Sijabat dan Anaknya Kristama Silalahi Meninggal

Kecelakaan Maut di Merangin, Hotmaria Sijabat dan Anaknya Kristama Silalahi Meninggal

Bus NPM bernomor polisi BA 7635 BU dengan rute Jakarta - Padang yang membawa belasan penumpang. (Istimewa)


(Matra, Merangin)-
Kecelakaan lalulintas yang merenggut nyawa orang lain terjadi di Jalan Lintas Sumatera Sungai Misang, Kelurahan Dusun Bangko, Kabupaten Merangin tepatnya di depan dealer Yamaha Mataran Sakti, Minggu malam (7/3/2021) sekitar pukul 22.00 WIB. Hingga Senin (8/3/2021) Polres Merangin masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan telah menahan sebuah bus dan sopir bus yang diduga menabrak korban.

Korban pengendara motor bernama Hotmaria Sijabat (50) dan anak kandungnya Kristama Silalahi (9) yang diketahui tinggal di RT 003 RW 005 Pulau Rayo Kelurahan Dusun Bangko, Kabupaten Merangin tewas tergeletak dijalan dan ditutup sobekan kertas kardus oleh warga yang melintas. Diduga korban tabrak lari oleh bus angkutan umum.

Korban Hotmaria Sijabat dan anaknya Kristama Silalahi diketahui Anggota Jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Bangko, Merangin, Resort Muarobungo. Pendeta GKPS Resort Bungo Pdt Mardison Simanjorang dan Jemaat Se GKPS Resort Muarobungo mengucapkan Turut Berdukacita atas meninggalnya Inang Hotmaria Sijabat dan anaknya Kristama Silalahi dalam peristiwa lakalantas ini.  

BACA JUGA: GKPS Bangko Berduka, Selamat Jalan Inang Hotmaria Sijabat dan Anaknya Kristama Silalahi

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P melalui Kasatlantas Polres Merangin Iptu Sudiharsono membenarkan kejadian laka tersebut. Menurutnya, lakalantas itu terjadi di Kelurahan Dusun Bangko. Polisi juga belum bisa memastikan apakah kejadian Laka tersebut tunggal atau tabrak lari.

Menurut saksi mata, dua korban pengendara motor yakni ibu dan anak yang meninggal ditempat akibat ditabrak mobil Bus NPM bernomor polisi BA 7635 BU dengan rute Jakarta - Padang yang membawa belasan penumpang.

Saat ini bus diamankan dan sopir masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Merangin. Hal ini dikatakan Muhammad Toni salah satu pegawai Perhubungan yang sedang piket terminal Tipe A Pulau Tujuh, di Desa Langling.

"Ya infonya mobil NPM yang nabrak, dari arah Jakarta menuju Padang, sebelumnya tadi masuk terminal dan melapor ada 15 penumpang," ujar Toni kepada wartawan.

Kata Toni mobil yang menambrak saat ini berada di Mapolres Merangin dan ia sempat mengambil dokumentasi. Untuk para penumpang katanya telah dievakuasi ke mobil lain.

“Mobil masih di Polres, saya ke sana ambil dokumentasi tadi, sopir kabarnya masih diperiksa di Polres," kata Toni.

Kronologis

Kronologis kejadian awalnya korban mengendarai sepeda motor matic Honda Beat dengan nomor polisi BH 3632 PP dari arah Bangko, Merangin. Selanjutnya korban diduga hendak berbelok ke kanan, naas dari arah berlawanan melaju mobil bus NPM dari arah Sarolangun menuju Bangko Merangin yang dikemudikan oleh Respol Desman (39) dikarenakan penerangan jalan yang minim akhirnya tabrakan tidak terelakkan.

Sopir bus warga kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatra Barat kemudian mengamankan dirinya serta mobil bus Mercedes Benz NPM BA 7635 BU itu ke Mapolres Merangin.

Sementara, penumpang bus yang berjumlah belasan malam tadi langsung dipindahkan ke mobil lain untuk melanjutkan perjalanan.

Kedua korban sudah dibawa kerumah duka di Pulau Rayo Kelurahan Dusun Bangko, Senin (8/3/2021). "Saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," katanya. (Matra/Asenk Lee)

Berita Lainya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama