. Duel Maut Gegara Wanita, Pemuda di Pekanbaru Akhirnya Ditangkap!

Duel Maut Gegara Wanita, Pemuda di Pekanbaru Akhirnya Ditangkap!


Pekanbaru, S24
- Pelaku pembunuhan pemuda di Pekanbaru, Riau yang ditemukan tewas di jalan ditangkap. Pelaku ditangkap polisi setelah jadi buronan selama 1 bulan. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana mengatakan korban ditangkap pada Kamis (14/9/2023) di Tamalate, Makassar. Pelaku ditangkap oleh Resmob Jembalang.

"Rabu kemarin kami dapat kabar di mana pelaku. Selanjutnya berangkat menuju ke Makassar dan di sanalah ditangkap," kata kata Berry, Senin (18/9/2023).

Selanjutnya pelaku yang diketahui bernama Rahmat Hidayat (19) dibawa ke Pekanbaru untuk pemeriksaan. Selain pelaku Rahmat, polisi turut menyita pakaian korban.

Hasil pemeriksaan pelaku mengakui telah membunuh korban pakai pisau. Pisau itu sendiri dibuang di daerah Padang, Sumbar. Barang bukti itu kini masih dicari.

"Untuk senjata tajam dibuang di Padang saat ini masih dalam pencarian. Terkait tempat tinggalnya pindah-pindah," tegas Berry.

Berry memastikan pelaku menghabisi korban karena cemburu buta. Keduanya sebelumnya cekcok karena perempuan.

Sebelumnya duel maut menewaskan Putra Nasution (23) di Pekanbaru. Duel maut itu diduga kuat akibat selisih paham masalah wanita.

Berry Juana mengatakan duel terjadi pada Senin (14/8) dini hari di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru. Duel maut terjadi antara Putra dan RH.

"Awalnya diduga pelaku ini cekcok dengan wanita berinisial PY (26). Hal ini dilihat RN," kata Berry, Selasa (22/8) lalu.

Saksi RN (18) yang melihat keduanya adu mulut coba mendamaikan. Tidak lama, RH menghubungi korban untuk bertemu dan membahas persoalan yang terjadi.

Keduanya lalu bertemu di simpang Jalan Arifin Achmad menuju ke Jalan Soekarno-Hatta. Korban tak lain adalah mantan dari wanita berinisial PY yang cekcok dengan pelaku.

Setiba di lokasi keduanya langsung cekcok mulut. Keduanya coba didamaikan, namun justru menolak dan memilih permasalahan diselesaikan dengan berkelahi.

"Ada saksi berusaha melerai dan mencoba mendamaikan. Namun kedua belah pihak yang sedang cekcok mulut ngotot tak mau didamaikan dan sepakat ingin diselesaikan dengan cara berkelahi atau duel," katanya.

Keduanya pun pergi dan bertemu di lokasi yang telah disepakati pakai sepeda motor masing-masing. Keduanya pun bertemu di Jalan Arifin Achmad.

Saksi yang melihat coba mengejar kedua pemuda yang tengah emosi. Namun tak satupun ditemukan di Jalan Paus.

Saksi pun terus berjalan menuju ke Jalan Arifin Ahmad. Saat berputar balik ke arah Arifin Ahmad, saksi melihat korban sudah terkapar tewas di pinggir jalan. (S24-Detik.com)

Berita Lainya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama