Surabaya, S24 - Talkshow bertajuk “Spirit of Humanity and Human Solidarity: Kemanusiaan dan Tata Peradaban Kota” yang digelar di Balai Pemuda Surabaya, Sabtu (17/1/2026), membuka ruang refleksi bagi generasi muda tentang pentingnya nilai kemanusiaan sebagai fondasi pembangunan kota.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara. Ruang Balai Pemuda dipenuhi hadirin, bahkan sebagian rela duduk lesehan demi menyimak dialog para tokoh yang hadir dari tingkat lokal hingga nasional.

Sebanyak empat narasumber hadir berbagi gagasan dan pengalaman, yakni Airlangga Pribadi Kusman, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini, akademisi dan pengamat politik Rocky Gerung, serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Dalam sambutannya, Eri Cahyadi menegaskan bahwa salah satu kunci berkembangnya Surabaya terletak pada nilai kemanusiaan, yakni kecintaan warga terhadap kotanya serta keterbukaan antara pemerintah dan masyarakat. 

Transparansi, menurutnya, membangun kepercayaan publik, baik dalam pengelolaan lingkungan, relasi antar suku dan ras, hingga menumbuhkan kepedulian bersama dalam membangun kota.

Sejalan dengan sila kedua Pancasila dan amanat Bung Karno, Eri menyebut Surabaya dibangun dengan semangat kemanusiaan yang inklusif.

“Wali kota sesungguhnya adalah masyarakat Surabaya. Surabaya membutuhkan cinta dan kekuatan dari warganya. Kita meneruskan api perjuangan Bung Karno,” ujarnya.

Semangat tersebut, lanjut Eri, harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar Pancasila tidak berhenti sebagai slogan, melainkan terwujud dalam tindakan nyata.

“Saya ingin anak muda dan seluruh yang hadir hari ini membangun Surabaya dengan kemanusiaan. Jangan biarkan Pancasila hanya di lisan, tetapi hidup di dalam jiwa,” tegasnya.(S24-FB-Palti Hutabarat)