![]() |
| Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membuka akses dan penanganan darurat jalan. (IST) |
Medan, S24 - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan bahwa pemerintah provinsi terus mempercepat proses pembukaan akses jalan Tarutung–Sibolga yang terdampak banjir dan longsor. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat kembali melintasi jalur tersebut secara aman.
“Percepatan pembukaan ruas jalan Tarutung, Tapanuli Utara, dan Sibolga terus kami lakukan agar masyarakat dapat kembali melintasi akses ini dengan aman. Mohon doa agar seluruh proses berlangsung lancar dan tanpa hambatan,” ujar Bobby Nasution, Kamis (27/11/2025).
Terpisah, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan bahwa bencana tersebut menimbulkan dampak serius terhadap konektivitas wilayah.
Ia mengungkapkan terdapat sekitar 57 titik longsoran yang menutup badan jalan pada ruas Tarutung–Sibolga. Kondisi ini membuat mobilitas barang dan orang dari Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan menuju Tapanuli Tengah hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki.
Masinton menambahkan bahwa akses jembatan dari arah Tapanuli Selatan menuju Tapanuli Tengah juga mengalami kerusakan dan terputus, sehingga jalur darat tidak dapat dilalui. Situasi diperparah dengan padamnya jaringan listrik serta internet dan telepon, yang membuat komunikasi dan koordinasi penanganan bencana terhambat.
“Tapanuli Tengah saat ini terisolasi dari berbagai akses darat, termasuk akses komunikasi. Kondisi warga yang mengungsi pun memprihatinkan,” ujarnya.
Menurutnya, para pengungsi sangat membutuhkan makanan, pakaian, genset, serta perangkat komunikasi seperti Starlink untuk mendukung operasional pemerintahan selama masa darurat.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

0Komentar