Bobon Santoso saat mengendong bay dan memberikan namanya Bobon Sitompul. (IST)

Tapanuli, S24 - Di tengah gelombang duka akibat longsor yang melanda Tapanuli, kisah tentang seorang bayi bernama Bobon Sitompul menjadi simbol keteguhan dan harapan. Bayi ini lahir tepat pada hari ketika bencana itu terjadi sebuah awal kehidupan yang dibayangi tragedi besar. Enam anggota keluarganya berpulang dalam peristiwa memilukan tersebut, termasuk tiga kakaknya.

Kehilangan yang begitu besar bagi satu keluarga kecil itu menggugah hati banyak orang, termasuk kreator kuliner terkenal Bobon Santoso. 

Melihat kisah bayi tersebut, Bobon tergerak untuk turun langsung memberikan bantuan. Ia menyerahkan donasi sebesar Rp100 juta kepada orang tua bayi Bobon Sitompul sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral. Pada kesempatan itu Bobon Santoso membuat nama bayi itu Bobon Sitompul.

Dalam penyampaiannya, Bobon Santoso mengatakan, "Tuhan jaga keluarga yang tersisa ini. Amin."

Kalimat sederhana itu mengandung empati yang dalam, memperlihatkan bagaimana kemanusiaan tetap mampu menjembatani duka dan memberi kekuatan kepada mereka yang sedang berjuang bangkit.

Bantuan ini bukan sekadar nilai materiel, tetapi simbol solidaritas dari seorang publik figur kepada sesama manusia yang sedang menghadapi masa tersulit. Kehadiran Bobon Santoso di tengah keluarga korban menunjukkan bahwa uluran tangan, sekecil apa pun, dapat menghidupkan kembali harapan.

Tragedi longsor Tapanuli meninggalkan luka yang sulit dihapuskan, tetapi kisah ini mengingatkan kita bahwa kepedulian masih menjadi cahaya yang tak pernah padam. Setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat menjadi penguat bagi mereka yang membutuhkan.

Bayi Bobon Sitompul, yang lahir di tengah reruntuhan bencana, kini menjadi simbol baru kehidupan. Dan uluran tangan Bobon Santoso menjadi bukti bahwa kemanusiaan masih hidup dan terus menyala, bahkan di masa paling gelap sekalipun.

Pujian simpatikpun mengalir di media sosial Bobon Santoso. Warganet menyampaikan apresisi kepada Bobon Santoso yang rela turun ke lokasi banjir bandang untuk menyapa para korban.

Mam Amin: Terima kasih orang baik yang selalu memperhatikan kami orang susah ini semoga bapak sehat selalu dan Tuhan selalu melimpahkan rahmatnya kapeda bapak.

Dorta Elsana Sitanggang: Terima kasih orang baik semoga Tuhan memberi berlipat ganda rezeki bapak, Kel Sitompul sehat selalu ya Tuhan Yesus memberkati.

Tiur Tirtam: Amin, Tuhan Yesus luar biar biasa mengirimkan orang yang berhati mulia menolong orang yang susah,GBU.

Lesti Sitompul: Sangat bangga Itokku, salam kenal dari Boru Sitompul. Semoga Tuhan membalas kebaikan Itokku berlipat-lipat kali ganda. Ito sehat selalu. Jangan pernah lelah menolong orang memberikan yang terbaik buat orang sekitar. Menyala Horas.

Tiurida Hutagalung: Semoga sukacita bersamamu tinggalkan dukacita Tuhan merberi penghiburan Terimakasih buat ito yang sangat berpartisipasi banyak berkat buat mu ito.

Elsa Day Marito: Terharu, terimakasih orang-orang baik.

Tiur Pakpahan: Sehat baby sama mamannya terimakasih orang baik TYM. (S24-AsenkLeeSaragih)