Jakarta, S24 - Harta kekayaan Luhut Binsar Panjaitan kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru, total kekayaan bersih Luhut per Januari 2026 tercatat mencapai sekitar Rp1,5 triliun. Mengacu pada laporan periode tahun 2024 yang disampaikan pada Maret 2025, kekayaan bersih Luhut tercatat sebesar Rp1.509.133.860.993 setelah dikurangi kewajiban utang.

Kekayaan tersebut berasal dari berbagai instrumen aset, antara lain: Tanah dan Bangunan. Bernilai sekitar Rp287,3 miliar, tersebar di puluhan lokasi strategis di Indonesia.

Surat Berharga
Menjadi penyumbang terbesar dengan nilai ratusan miliar rupiah, mencerminkan kepemilikan dan keterlibatannya dalam bisnis, khususnya di sektor energi dan sumber daya alam.

Kas dan Setara Kas

Tercatat mencapai Rp185,3 miliar, menunjukkan likuiditas keuangan yang kuat.
Alat Transportasi
Dengan nilai sekitar Rp6,2 miliar.

Utang
Tercatat sebesar Rp18,8 miliar.

Kekayaan Terus Meningkat

Jika dibandingkan dengan laporan sebelumnya, kekayaan Luhut mengalami kenaikan signifikan. Pada tahun 2023, total hartanya masih berada di kisaran Rp1,04 triliun, sebelum meningkat menjadi Rp1,5 triliun dalam laporan terbaru.

Klarifikasi Isu Viral

Sempat beredar isu viral di media sosial pada akhir 2025 yang menyebutkan kekayaan Luhut mencapai Rp274 triliun. Namun, klaim tersebut telah diklarifikasi dan dinyatakan tidak akurat jika merujuk pada data resmi LHKPN sebagai laporan kekayaan negara yang sah.(S24-Red)