Pakpak Bharat, S24 – Memasuki hari kelima pencarian, Robet Sinamo, warga Desa Aornakan II, yang diduga jatuh dan hanyut di aliran Sungai Lae Ordi, Kabupaten Pakpak Bharat, hingga kini masih belum ditemukan.

Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat terkait, serta masyarakat setempat terus melakukan pencarian secara intensif di sepanjang aliran sungai. Namun, hingga Rabu (1/4/2026), belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat, Augusman Harapan Padang, mengatakan bahwa pihaknya masih terus mengoptimalkan upaya pencarian bersama seluruh unsur yang terlibat.

“Belum ada tanda-tanda, namun kami masih terus berupaya melakukan pencarian bersama tim. Kami juga memohon doa dari masyarakat,” ujarnya melalui keterangan resmi Diskominfo Pemkab Pakpak Bharat.

Untuk memaksimalkan pencarian, tim telah mengerahkan berbagai peralatan, termasuk perahu karet untuk menyusuri aliran sungai serta drone untuk pemantauan dari udara.

Meski berbagai metode telah dilakukan, hingga hari kelima pencarian, keberadaan korban masih belum dapat dipastikan.

BPBD memastikan proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat di lapangan.(S24-Red)