Peristiwa terjadi di kawasan pemandian Sembahe, tepatnya di lokasi wisata Serumpun Bambu. Material longsor menimbun sejumlah bangunan dan korban yang berada di lokasi saat kejadian.
Polda Sumatera Utara mengerahkan Tim SAR dari Batalyon A Pelopor Satuan Brimob untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban.
Sebanyak enam korban berhasil ditemukan. Lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pancur Batu untuk penanganan lebih lanjut.
Selain menimbulkan korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan material. Sedikitnya delapan unit rumah dan pondok wisata dilaporkan rusak berat akibat tertimbun longsor.
Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan yang sulit.
“Evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan efektivitas pencarian,” ujarnya.
Ia menambahkan, personel Brimob masih berada di lokasi untuk membantu pembersihan material longsor dan pengamanan area terdampak.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di wilayah rawan longsor saat curah hujan tinggi.(S24-Red)


0Komentar