Palembang, S24-Kepolisan telah mengidentifikasi identitas korban yang selamat dan meninggal dunia dalam peristiwa bus ALS terbakar di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya mengungkap korban yang selamat berjumlah 4 orang. Ada 3 orang mengalami luka ringan dan 1 orang luka berat, di antaranya:

1. Jumiatun (35), penumpang bus warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar dirawat Di RSUD Rupit.

2. Ngadiono (44), penumpang bus warga Pati, Jawa Tengah (Jateng), mengalami luka bakar dirawat Di RSUD Rupit.

3. Muhammad Fairul Hubaidi (31), penumpang bus warga Tegal, Jawa Tengah, mengalami luka bakar dirawat Di RSUD Rupit.

4. M Fadli (29), kernet bus warga Km8 Siarang Arang, Kecamatan Ujut, Riau.


Sementara, untuk identitas korban yang meninggal dunia sampai saat ini berdasarkan data yang diterima, yang sudah teridentifikasi, yakni:

1. Aryanto (49), sopir truk tangki PT Sleraya, warga Jalan kenangga Sei Nalang, Linggau Utara 2, Kota Lubuklinggau, meninggal dunia kondisi terbakar dalam mobil.

2. Martono (48), petani penumpang truk tangki, warga Dusun 3, Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, meninggal dunia kondisi terbakar dalam mobil.

3. Alif (44), sopir bus ALS warga Jawa Tengah, meninggal dunia kondisi terbakar.

4. Saf (50), kernet bus ALS warga Medan, Sumatera Utara.

5. Maleh (42), kernet bus ALS warga Medan, Sumut.

6. Relodo, penumpang Bus ALS.

7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.

8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.

9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.

10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.

Sementara untuk korban lainnya akan dilakukan identifikasi lanjutan di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang dikarenakan peralatan di RS Lubuklinggau disebut kurang memadai untuk mengidentifikasi identitas para korban lainnya yang.

"Penumpang lainnya belum diketahui identitasnya masih dalam proses identifikasi," katanya.

Adapun penyebab kecelakaan ini, sambungnya, diduga kuat terjadi karena bus ALS tersebut sebelum kejadian sempat menghindari jalan berlubang di sekitar TKP.

"Diduga kecelakaan tersebut terjadi karena supir bus ALS tersebut menghindari lubang dan hilang kendali sehingga masuk ke jalur kanan," jelasnya.

Nandang menambahkan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh memfasilitasi keluarga korban selama proses identifikasi berlangsung. Polda Sumsel juga telah menyediakan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi valid mengenai anggota keluarga mereka.

"Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan," ujarnya.(S24-Detik.com)