DUMAI, S24- Panggung itu mungkin hanya berdiri beberapa meter di atas lantai gedung Freshborn Dumai, Provinsi Riau. Namun bagi 32 anak Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi, panggung Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Distrik VI Tahun 2026 terasa jauh lebih tinggi. Di sanalah mereka membawa harapan, doa, dan hasil perjuangan panjang yang telah ditempa selama berbulan-bulan.

Sesaat sebelum tampil, wajah-wajah polos anak-anak itu memperlihatkan beragam ekspresi. Ada yang tersenyum tipis untuk menutupi rasa gugup. Ada yang menatap kosong ke arah panggung sambil mengulang lirik lagu di dalam hati. 

Ada pula yang menggenggam tangan temannya erat-erat, seolah mencari kekuatan agar rasa takut tidak menguasai diri. Di balik seragam yang rapi warna merah dan penampilan yang memukau, tersimpan beban yang tidak ringan di pundak mereka.

Mereka sadar bahwa penampilan hari itu bukan sekadar bernyanyi. Mereka membawa nama GKPS Resort Jambi, nama gereja, nama orang tua, para pelatih, serta jemaat yang selama ini mendukung dan mendoakan mereka. Kesadaran itulah yang membuat setiap langkah menuju panggung terasa begitu berat.


Mereka membawa nama pelatih dan Konduktornya St Thomas Iwan Dabukke yang kondisi kesehatannya kurang maksimal. Namun dengan Doa dan Semangat dari peserta St Thomas Iwan Dabukke mampu memimpin Paduan Suara dengan baik.

Banyak di antara mereka yang baru pertama kali mengikuti perlombaan tingkat distrik. Tidak sedikit pula yang belum pernah tampil di hadapan ratusan penonton dan dewan juri. Ketika lampu panggung mulai menyala dan nama kontingen mereka dipanggil, jantung berdegup semakin cepat.

Namun tidak ada jalan untuk mundur. Berbulan-bulan latihan yang telah mereka jalani menjadi alasan untuk tetap berdiri tegak.

Perjalanan menuju panggung tersebut bukanlah perjalanan yang mudah. Setiap pekan mereka harus meluangkan waktu untuk latihan rutin. Sore hari yang biasanya digunakan untuk bermain berubah menjadi waktu untuk menghafal lagu, melatih pernapasan, menyamakan nada, dan mengulang bagian-bagian yang masih kurang sempurna.

Kadang rasa lelah muncul. Kadang ada yang merasa kesulitan mengikuti materi latihan. Kadang ada yang harus mengulang berkali-kali hingga akhirnya mampu mencapai nada yang diinginkan pelatih.

Tantangan terbesar datang ketika mereka harus mempelajari lagu-lagu pujian dalam bahasa Simalungun. Sebagian besar peserta lahir dan tumbuh di Jambi. Bahasa Simalungun bukan bahasa yang mereka gunakan setiap hari. 

Banyak kata yang terdengar asing di telinga mereka. Menghafalkan lirik saja sudah menjadi tantangan tersendiri, apalagi harus menyanyikannya dengan pelafalan yang tepat dan penghayatan yang mendalam.

Namun satu demi satu kesulitan itu berhasil mereka lewati. Mereka belajar mengenali arti setiap kata, memahami pesan pujian yang dinyanyikan, hingga akhirnya mampu membawakan lagu tersebut dengan penuh keyakinan. Bahkan beberapa peserta mulai mengenal lebih dekat bahasa dan budaya leluhur mereka melalui proses latihan tersebut.

Tidak berhenti sampai di situ, anak-anak juga diperkenalkan pada pembelajaran notasi musik. Bagi sebagian peserta, dunia not balok dan angka dan pembacaan nada merupakan hal yang benar-benar baru. Mereka harus belajar mengenali simbol-simbol musik, memahami tinggi rendah nada, serta menjaga harmonisasi suara agar terdengar indah saat dipadukan bersama.


Proses itu menuntut kesabaran, disiplin, dan kerja sama yang luar biasa. Ketika akhirnya penampilan selesai, wajah-wajah tegang mulai berubah menjadi lega. Mereka merasa telah memberikan yang terbaik. Apa pun hasilnya, mereka telah berhasil mengalahkan ketakutan terbesar mereka sendiri.

Namun kejutan terbesar datang beberapa saat kemudian. Saat dewan juri Pdt Mannes Purba dan Pdt Ito Belihar Purba mengumumkan hasil perlombaan dan menyebut GKPS Resort Jambi sebagai Juara I Kategori Paduan Suara, suasana langsung pecah. Tepuk tangan bergemuruh. Anak-anak saling berpelukan. Sebagian menutup wajah mereka dengan kedua tangan.

Tangisan Haru Mulai Terlihat

Belum sempat suasana mereda, pengumuman berikutnya kembali menghadirkan kejutan. Tim Vokal Grup GKPS Resort Jambi juga dinyatakan meraih Juara I. Tangis yang sebelumnya ditahan akhirnya pecah tanpa bisa dibendung. 

Juga peserta lomba "Marturiturian Bibel Simalungun"Kiren Br Damanik tampak menangis kitika juri Pdt Oberlin Silalahi (Praeses GKPS Distrik VI) mengumumkan dirinya meraih Juara 2.  

Air mata mengalir bukan karena kesedihan, melainkan karena rasa syukur yang begitu besar. Semua rasa lelah, rasa takut, tekanan, dan perjuangan yang mereka rasakan selama berbulan-bulan seolah terbayar lunas dalam hitungan detik.

Para pelatih yang selama ini mendampingi latihan tampak tak kuasa menyembunyikan rasa bangga. Orang tua yang hadir menyaksikan anak-anak mereka berdiri di atas panggung kemenangan dengan mata berkaca-kaca. Sementara para peserta masih sulit mempercayai bahwa nama mereka kini tercatat sebagai yang terbaik di tingkat GKPS Distrik VI.

Prestasi tersebut bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan. Lebih dari itu, kemenangan ini menjadi bukti bahwa anak-anak Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi mampu menjawab tantangan besar melalui kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi. Mereka berhasil menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Dari kota perantauan, mereka membuktikan bahwa pujian berbahasa Simalungun dapat mereka nyanyikan dengan baik. Mereka membuktikan bahwa notasi musik yang awalnya terasa sulit dapat dipelajari. Mereka membuktikan bahwa keberanian mampu mengalahkan rasa takut.

Panggung perdana yang awalnya dipenuhi kecemasan akhirnya berubah menjadi panggung sejarah. Sejarah yang akan selalu dikenang oleh 33 anak Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi. Sejarah tentang bagaimana rasa takut berubah menjadi keberanian, bagaimana beban berubah menjadi kebanggaan, dan bagaimana air mata perjuangan akhirnya bermuara pada air mata kebahagiaan.

Dari Dumai, mereka pulang membawa lebih dari sekadar piala. Mereka pulang membawa pengalaman, keyakinan, dan kenangan yang akan tersimpan dalam hati sepanjang hidup mereka.

Lagu Paduan Suara (Koor) "Marbanggal Ibagas Tuhan" Ciptaan Pdt. Henki Arapan Simarmata bukti sejarah, bahwa 32 Anak Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi mampu menyanyikannya dengan penuh penghayatan.


Rasa Syukur Berangkat dan Pulang Penuh Sukacita

Suasana syukur dan sukacita menyelimuti GKPS Jambi saat Kontingen Pesparawi Sekolah Minggu (SM) GKPS Resort Jambi tiba kembali dari Kota Dumai, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah menempuh perjalanan pulang usai mengikuti Pesparawi SM GKPS Se-Distrik VI, seluruh peserta, pendamping, dan pelatih kembali ke Jambi dalam keadaan sehat dan selamat.

Kepulangan tersebut tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan kontingen di tingkat distrik, tetapi juga menjadi momentum evaluasi sekaligus persiapan menghadapi tantangan yang lebih besar, yakni Pesparawi SM GKPS Tingkat Sinode yang dijadwalkan berlangsung di Pematangsiantar pada 4-5 Juli 2026.

Pada ajang yang digelar di Gedung Freshborn, Dumai, Minggu (14/6/2026), Kontingen GKPS Resort Jambi berhasil menunjukkan performa yang membanggakan. Mereka meraih Juara I Lomba Koor, Juara I Lomba Vokal Group, serta Juara II Lomba Marturiturian Bibel Simalungun atau Story Telling Bible.

Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan proses pembinaan yang selama ini dilakukan di lingkungan Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi. 

Prestasi yang diraih juga memperlihatkan kemampuan anak-anak Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi tidak hanya dalam bidang musikalitas, tetapi juga dalam penghayatan firman Tuhan dan pelestarian budaya serta bahasa Simalungun melalui lomba "Marturiturian Bibel".

Pesparawi sendiri bukan sekadar kompetisi untuk menentukan pemenang. Di lingkungan GKPS, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter, penguatan iman, serta pengembangan talenta generasi muda gereja. Melalui berbagai kategori lomba, anak-anak diajak untuk bertumbuh dalam pelayanan sekaligus belajar menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan jemaat dan masyarakat.

Keberhasilan kontingen Resort Jambi di Dumai tidak diraih secara instan. Di balik hasil yang diperoleh terdapat proses latihan yang panjang, pengorbanan waktu, tenaga, serta komitmen para peserta dan pembina. Dukungan orang tua dan jemaat juga menjadi faktor penting yang memungkinkan seluruh rangkaian persiapan berjalan dengan baik.

Foto Bersama Sebelum Tampil. (Foto-Foto By: AsenkLeeSaragih)



1.Abdiel Daffin Hutagalung
2.Farel Diaz Lingga
3.El Azaro Jaffe Sinaga
4.El Nathan Absalom Sinaga
5.Gabriel Hans Enosius Purba
6.Hazael Geraldo D Girsang
7.Alvian Jordy Sitio
8.Kenjho Yared Nurdy Sinaga
9.Rafael Hinsah Saragih
10.Sandro Lukas Sinaga
11.Trionel Aguero Manihuruk
12.Adelina Aprilianti Br Dabukke
13.Del Vandja Caroline br Purba
14.Clarybell Nathania K Br Dabukke
15.Helsa Violint Theresia Br Sitanggang
16.Yunike Gabriela Caesaria Saragih
17.Stevany Chintya Br Saragih
18.Glory Immanuela F Br Dabukke
19.Gracia Eunike Efendi Br Purba
20.Ekklesia Desmarini Damanik
21.Hania Gravila Br Tondang
22.Grace Adelia Janeta Br Purba (Kembar)
23.Joy Mada Evelyn Br Purba
24.Kathleen Naftalia Br Sinaga
25.Lexa Intantri Br Purba
26.Mikha Theona Romian Br Damanik
27.Mikha Enggeli Casila Br Dabukke
28.Naraya Alletha Kirani Br Damanik
29.Rezela Dearista Br Saragih
30.Sinar Vascah Kyza Alnasera  Br Saragih
31.Vanessa Oktaria Br Sitio
32.Ivana Valery Belvania Girsang
33.Kyreenai Grecia Br Damanik . (Lomba Marturiturian Bibel).

Ekspresi Wajah 33 Anak Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi Tampil Perdana di Panggung Distrik VI, mensyiratkan beban yang begitu berat. Batapa tidak, latihan panjang dan melelahkan sungguh dirasakan oleh seluruh peserta Paduan Suara dan 12 Orang Tim Vokal Group. 

Saat mendengar pengumuman dan meraih juara 1 Koor dan Juara 1 Vokal Group, sontak wajah mereka mencerminkan haru gembira dan bahkan tak sedikit yang meneteskan airmata. Kontingen Paduan Suara Pesparawi SM GKPS Resort Jambi Tahun Tahun 2026 ini menorehkan sejarah, kalau mereka juga bisa dan mampu menghafalkan pujian berbahasa Simalungun dengan baik. Tak hanya itu, mereka juga mampu menerima pembelajaran notasi dari pelatih mereka. Selamat dan Tetaplah Memuji Tuhan. (AsenkLeeSaragih)























Kyreenai Grecia Br Damanik . (Lomba Marturiturian Bibel) Juara 2.













Kyreenai Grecia Br Damanik . (Lomba Marturiturian Bibel) Juara 2.

Foto Bersama Sebelum Tampil. (Foto-Foto By: AsenkLeeSaragih)











Penampilan Tim Vokal Group SM GKPS Resort Jambi










Penampilan Paduan Suara SM GKPS Resort Jambi