Jakarta, S24 - Perusahaan perkebunan negara sub-holding PTPN IV PalmCo tercatat aktif melakukan perbaikan akses jalan di sekitar wilayah operasionalnya dalam dua tahun terakhir. Langkah ini direalisasikan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk kepedulian sosial guna mempermudah mobilitas dan memperlancar arus transportasi masyarakat desa.

Memasuki paruh pertama tahun 2026 ini, penanganan fasilitas jalan warga tercatat telah mencakup ruas sepanjang 3,6 kilometer yang tersebar di beberapa titik unit usaha. Program ini melanjutkan aksi serupa pada sepanjang tahun 2025 lalu, di mana bantuan penanganan akses jalan yang menyasar fasilitas publik telah menjangkau total panjang hingga 25,1 kilometer.

Program kepedulian sosial ini telah menjangkau puluhan desa yang mencakup wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Lampung, Jawa Barat, hingga Kalimantan Barat. Penanganan di lapangan pun dilakukan secara bervariasi menyesuaikan kebutuhan desa, mulai dari pengerasan jalan, penambalan titik-titik berlubang, hingga penyaluran material pendukung seperti batu coral dan sirtu.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Sebagai badan usaha yang bergerak di sektor perkebunan, kehadiran perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang nyata bagi lingkungan sekitar.

"Kami menyadari bahwa akses transportasi yang layak merupakan kebutuhan mendasar masyarakat, terutama di wilayah-wilayah sentra perkebunan. Bantuan perbaikan jalan melalui program TJSL ini difokuskan untuk membantu mengurai kendala logistik hasil bumi serta memperlancar aktivitas harian warga, mulai dari akses pendidikan hingga ekonomi," ujar Jatmiko dalam keterangan tertulisnya.

Program penanganan jalan rusak ini mendapat respons positif dari beberapa wilayah yang menjadi penerima manfaat. Salah satunya di Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, Jambi, di mana kerusakan akses penghubung antardesa sempat mengganggu mobilitas harian warga.

”Alhamdulillah, Kebun Durian Luncuk PTPN Regional 4 cepat tanggap setelah kami koordinasikan tentang kerusakan jalan. Kami berkoordinasi dan bersurat mohon bantuan perbaikan jalan, ternyata cepat direspon dan direalisasikan,” ujar Camat Batin XXIV Kabupaten Batang Hari, A Kadir, SIP.

Menurut Kadir, sebelum adanya perbaikan, kondisi jalan yang menghubungkan enam desa tersebut sempat mengalami rusak parah hingga menghambat kendaraan yang melintas.

“Jalan itu merupakan satu-satunya akses jalan yang digunakan warga enam desa dalam aktivitas sehari-hari. Alhamdulillah, kini sudah diperbaiki dan menjadi lancar lagi. Terima kasih kepada pemerintah melalui BUMN perkebunan PTPN yang telah berkenan memberikan bantuan perbaikan. Insya Allah, warga saya bisa membawa hasil kebun dan pertanian dengan lancar,” ungkap Kadir.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh warga di wilayah operasional perusahaan lainnya, seperti di kawasan Cot Girek, Aceh. Warga setempat menyambut baik kepedulian perusahaan yang tanggap terhadap kondisi fasilitas publik di sekitar perkebunan.

"Kami selaku warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh pihak perkebunan. Perbaikan jalan ini sangat membantu kami dalam beraktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan lancar," ungkap Teuku Firdaus, warga Cot Girek.

Melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan perangkat desa setempat, program TJSL ini diharapkan dapat terus berjalan beriringan guna mendukung pemenuhan fasilitas publik serta mempererat hubungan harmonis antara perusahaan perkebunan dan masyarakat sekitar. (S24/FS).