Jepretan layar emak-emak gerebek barak narkoba di Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dilihat, Rabu (24/6/2036). Terlihat seorang pria diduga sedang hisap Sabu-sabu. 

Labura, S24- Usai diviralkan emak-emak, Polres Labuhanbatu datangi barak narkoba. Sesampainya di gubuk tersebut, polisi cuma temukan gubuk kosong. Namun ada jejak bekas pemakaian narkoba seperti alat bong.

Polres Labuhanbatu buka suara mengenai emak-emak gerebek barak narkoba di Lingkungan II Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan mengatakan pihaknya telah bergerak cepat ke lokasi pada Selasa (23/6/2026) malam, setelah adanya video viral.

Di lokasi, mereka menemukan barak narkoba terbuat dari kayu, yang diduga sebagai barak narkoba. Namun sayangnya, gubuk tersebut sudah kosong melompong tak ada siapapun. Mereka hanya menemukan beberapa alat hisap sabu-sabu yang ditinggal.

"Barang bukti ditemukan 8 bong atau alat hisap Sabu-sabu,"kata Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, Rabu (24/6/2026).

Selain cuma menemukan barak kosong, personel gabungan dari Polsek Kualuh Hulu, dan Polres Labuhanbatu juga tak berhasil menangkap siapapun. Lanjut Aswin, setelah itu, barak-barak narkoba dihancurkan dan dibakar.

"Iya. Langsung dibongkar, dibakar supaya tidak digunakan lagi untuk transaksi narkoba."

Mengenai barak narkoba diduga dimiliki sepasang suami istri bernama Uki dan Kiki, Polisi, Polisi menyebut tidak ada kaitannya. Meski demikian, Polisi menyebut akan melakukan penyelidikan.

"Tetap ditindaklanjuti, dilakukan penyelidikan, dikembangkan berdasarkan informasi yang akurat."

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra Yani Br Barus mengatakan pihaknya akan terus menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat.

Menurut dia, peran warga menjadi bagian penting dalam upaya menekan peredaran narkotika di lingkungan permukiman.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti," kata Citra Yani.

Operasi berakhir sekitar pukul 23.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Polisi memastikan pemantauan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika di wilayah Kualuh Hulu.

Di sisi lain, warga setempat menyambut positif langkah tersebut. Riga Hayatu Onisi, perwakilan masyarakat sekaligus staf Kelurahan Aek Kanopan Timur, mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan warga.

Viral di Medsos

Sebelumnya, beredar di media sosial, emak-emak menggerebek diduga barak narkoba di wilayah Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Dalam video yang beredar, emak-emak yang diperkirakan hanya seorang diri menyorotkan kamera handphonenya ke sebuah rumah disebut milik pasangan suami istri.

"Ini rumah bandar sabu, ya. Rumah bandar sabu si Uki. Suami istri bandar sabu,"kata perekam video, dilihat, Rabu (24/6/2026). Setelah menyorot bagian rumah diduga bandar, perekam beralih ke bagian belakang rumah.

Dari kejauhan terlihat gubuk-gubuk terbuat dari kayu, berjajar memanjang beratapkan tenda. Begitu di dekati, tampak ada meja billiar, dan sejumlah orang sedang bermain kartu. Tak puas di bagian depan, emak-emak ini langsung masuk ke dalam.

Di bagian dalam, tampak seseorang sedang duduk, tapi di mejanya banyak terdapat alat hisap sabu-sabu. "Ini lapak bandar sabu si Uki dan istrinya si Kiki. Ini penjaga dan penjualnya,"tambahnya.

Melihat emak-emak datang, pria mengenakan koplok yang disebut sebagai penjaga tak berdaya, meski topinya ditarik. Kemudian, perekam masuk ke dalam lagi merekam seorang pria sedang asyik menghisap sabu-sabu.

Karena panik, pria tersebut langsung kabur meninggalkan lokasi. "Kenapa di Uki buka bandar sabu disini, gak ditangkap. Ada apa,?tanyanya. (S24-Tribunews.com)