ROSARIO, ARGENTINA, S24 - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Lionel Messi. Jorge Horacio Messi, ayah sekaligus sosok yang selama puluhan tahun berperan penting dalam perjalanan profesional megabintang sepak bola Argentina, meninggal dunia di Rosario, Argentina, Jumat, 7 Agustus 2026, dalam usia 68 tahun. Jorge Horacio Messi lahir pada tanggal 1 Januari 1958.
Jorge meninggal setelah menjalani perawatan medis dalam beberapa bulan terakhir akibat penyakit yang tidak diungkapkan kepada publik. Keluarga Messi sebelumnya meminta privasi terkait kondisi kesehatan Jorge. Laporan mengenai wafatnya Jorge juga menyebutkan bahwa ia meninggal di kota kelahirannya, Rosario.
Kepergian Jorge bukan sekadar kehilangan seorang ayah bagi Lionel Messi. Ia merupakan salah satu figur paling penting dalam perjalanan hidup dan karier pemain yang selama bertahun-tahun menjadi ikon sepak bola dunia tersebut.
Jorge Messi dikenal sebagai sosok yang mendampingi Lionel sejak masa kanak-kanak. Ketika Lionel mulai menunjukkan bakat luar biasa dalam sepak bola di Rosario, Jorge berada di dekat putranya, memberikan dukungan sekaligus membantu mengarahkan perjalanan kariernya.
Lionel Messi tumbuh dalam keluarga yang dekat dengan sepak bola. Ia memulai perjalanan sepak bolanya di Rosario dan kemudian bergabung dengan Newell's Old Boys. Pada usia 13 tahun, Messi meninggalkan Argentina menuju Spanyol untuk bergabung dengan akademi FC Barcelona, sebuah keputusan yang menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya.
Di balik perpindahan besar tersebut terdapat peran keluarga, termasuk Jorge yang kemudian menjadi agen Lionel Messi dan menangani berbagai urusan profesional putranya.
Jorge bahkan telah menjadi agen Lionel sejak Messi berusia sekitar 14 tahun. Selama bertahun-tahun, ia ikut menangani berbagai urusan bisnis dan profesional yang berkaitan dengan karier putranya.
Perannya membuat Jorge tidak hanya dikenal sebagai ayah Messi, tetapi juga sebagai salah satu orang yang berada paling dekat dengan perjalanan profesional sang pemain.
Pendampingan di Balik Kesuksesan Messi
Karier Lionel Messi kemudian berkembang jauh melampaui mimpi seorang anak dari Rosario. Bersama Barcelona, Messi menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola. Ia kemudian melanjutkan kariernya bersama Paris Saint-Germain sebelum bergabung dengan Inter Miami dan tetap menjadi bagian penting dari tim nasional Argentina.
Di tengah sorotan dunia terhadap putranya, Jorge lebih banyak bekerja dari belakang layar. Ia ikut mengurus aspek profesional dan bisnis karier Lionel, sementara sang pemain fokus melakukan apa yang paling dikuasainya: bermain sepak bola.
Hubungan tersebut membuat nama Jorge Messi selalu melekat pada perjalanan panjang Lionel, mulai dari seorang anak berbakat di Rosario hingga menjadi salah satu pesepak bola paling sukses dalam sejarah.
![]() |
Kesehatan Jorge Sempat Menjadi Perhatian
Kondisi kesehatan Jorge sebelumnya memang sempat menjadi perhatian publik. Pada pertengahan 2026, keluarga Messi mengonfirmasi bahwa Jorge sedang menjalani perawatan medis karena penyakit yang tidak dijelaskan secara spesifik. Keluarga juga meminta agar privasi mereka dihormati selama masa tersebut.
Kabar mengenai kondisi Jorge bahkan sempat muncul di tengah perjalanan Lionel Messi bersama Argentina pada Piala Dunia 2026. Dalam salah satu pertandingan, Messi terlihat emosional setelah mencetak gol dan kemudian menjelaskan bahwa emosinya saat itu berkaitan dengan persoalan pribadi yang tidak berhubungan dengan sepak bola.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa di balik sosok Messi yang selama bertahun-tahun terlihat kuat di lapangan, terdapat persoalan keluarga yang juga harus ia hadapi.
Kehilangan yang Lebih Besar dari Sepak Bola
Bagi dunia sepak bola, Jorge Messi mungkin dikenal sebagai ayah dan agen Lionel Messi. Namun bagi keluarga, ia adalah seorang ayah, suami, dan anggota keluarga yang memiliki tempat yang jauh lebih besar daripada sekadar perannya dalam karier seorang pemain sepak bola.
Kepergiannya mengingatkan bahwa di balik gemerlap stadion, trofi, penghargaan dan rekor, seorang pesepak bola tetaplah seorang anak yang kehilangan ayahnya.
Bagi Lionel Messi, kehilangan tersebut tentu memiliki dimensi yang sangat personal. Jorge bukan hanya menyaksikan perjalanan panjang putranya, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan itu sejak awal, ketika Lionel masih seorang anak yang mengejar bola di Rosario.
Dunia mungkin mengenal Lionel Messi sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah memainkan sepak bola. Namun jauh sebelum nama Messi menjadi simbol kejayaan sepak bola dunia, ada seorang ayah yang mendampingi seorang anak mengejar mimpinya.
Kini, perjalanan itu berlanjut tanpa kehadiran Jorge di sisinya. Selamat jalan, Jorge Messi. Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini. Dan bagi Lionel Messi, semoga kenangan, kasih sayang, serta perjalanan panjang bersama sang ayah menjadi sumber kekuatan di tengah masa duka. Jorge Messi, 68 tahun. Beristirahatlah dalam damai.(S24-Berbagaisumber/AsenkLeeSaragih)
.jpg)
.jpg)

0Komentar