Pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Ajang yang diselenggarakan Asosiasi Teh Indonesia itu diikuti 32 perusahaan produsen teh dari berbagai daerah di Indonesia.
Prestasi Regional IV disumbangkan oleh Kebun Kayu Aro dan Kebun Danau Kembar. Kebun Kayu Aro berhasil meraih lima penghargaan, yakni Juara I CTC Fanning, Juara II CTC PD, Juara II CTC BP1, Juara III CTC PF1, dan Juara III CTC D1. Sementara itu, Kebun Danau Kembar meraih Juara III kategori Orthodox BP.
Region Head PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar, Khayamuddin Pandjaitan, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses perbaikan yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil.
“Proses tidak pernah mengkhianati hasil. Setelah tiga kali kompetisi sebelumnya Regional IV belum mendapatkan nominasi juara, hari ini kami bersyukur berhasil meraih enam penghargaan. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Regional IV,” ujar Khayamuddin.
Menurut Khayamuddin, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen para planters dan seluruh jajaran yang terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan tanaman, proses produksi, pengolahan, hingga pengendalian mutu teh.
“Terima kasih kepada seluruh planters Regional IV atas dedikasi, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas yang terus melakukan continuous improvement serta bekerja dengan hati,” ungkap Khayamuddin Pandjaitan.
Ia berharap pencapaian tersebut tidak membuat jajaran Regional IV cepat berpuas diri, tetapi justru menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas dan konsistensi produk teh yang dihasilkan.
“Penghargaan ini harus menjadi energi baru bagi kami untuk terus menjaga mutu, meningkatkan kualitas, dan menghasilkan produk teh terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Khayamuddin.
Dalam surat resminya, Asosiasi Teh Indonesia menyebut 4th National Tea Competition 2026 bertujuan mencari teh Indonesia bermutu baik, meningkatkan citra teh Indonesia, serta memberikan apresiasi terhadap produk teh berkualitas. Kompetisi dilaksanakan pada 19-21 Agustus 2026 di Bandung dan melibatkan 74 sampel teh. (S24/FS).




0Komentar