INFO TERKINI

10/recent/ticker-posts

Dalam Semalam Gelombang Penjarahan Satroni Rumah Sri Mulyani, Ahmad Sahroni, Eko Patrio Dan Uya Kuya


Jakarta, S24 - Aksi penjarahan besar-besaran menyasar rumah para pejabat negara. Dalam semalam, empat rumah pejabat terkenal di Negeri ini menjadi sasaran penjarahaan sekelompok massa, dari mulai rumah Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni, Uya Kuya dan Eko Patrio dari mulai Jumat siang 30 Agustus sampai Sabtu dini hari, 31 Agustus 2025.

Dari keterangan staf pengamanan, rumah Sri Mulyani diserang dua kali. “Gelombang pertama sekitar jam satu (dini hari), gelombang kedua terjadi sekitar jam tiga (dini hari),” kata Joko Sutrisno, staf keamanan rumah, seperti dikutip dari Tempo pada Minggu pagi (31/8/2025).

Kesaksian Joko diperkuat seorang warga bernama Renzi serta tiga tenaga Satuan Pengaman (Satpam) di sekitar komplek. "Tapi Bu Sri (Mulyani) tidak ada di rumah kok,” ujar Renzi, yang diamini Joko.

Para saksi menyebut penjarahan gelombang kedua jauh lebih brutal, melibatkan ratusan hingga seribuan orang. "Saya hanya bisa menyaksikan dari balik tirai rumah saya saja, tak berani keluar, karena banyak sekali orang-orang yang datang,” ungkap seorang tetangga.

Ali dan Jayadi, dua Satpam yang menjaga pintu gerbang utama Jalan Mandar, menyebut massa berkumpul sejak pukul 00.30 WIB. "Jumlahnya ratusan, mungkin mendekati seribuan orang,” kata Ali. Saksi lain mengaku mendengar aba-aba berupa suara kembang api sebelum massa merangsek masuk.

Renzi juga mengungkap massa membawa senjata tajam, sementara Joko bahkan merekam adanya drone di udara. Meski begitu, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Rumah Sri Mulyani kini dijaga ketat aparat TNI.

Sementara itu, ratusan massa lebih dulu menyerang rumah Anggota DPR Ahmad Sahroni di Tanjung Priok Jakarta Utara Sabtu sore. Mereka menjarah kursi, lemari, uang tunai, hingga berangkas berisi dolar. Mobil mewah di garasi ikut dirusak. Aksi itu bahkan disiarkan langsung di TikTok.

Tak berhenti di situ, rumah Eko Patrio di Setiabudi, Jakarta Selatan dan rumah Uya Kuya di Duren Sawit, Jakarta Timur, juga jadi sasaran. Barang-barang berharga hingga kucing peliharaan ikut digondol massa.

Amukan massa diduga dipicu ucapan kontroversial ketiganya terkait isu DPR. Sahroni melabeli pihak yang menyerukan pembubaran DPR sebagai “orang tolol”. Eko Patrio menuai kecaman setelah mengunggah video joget parodi di TikTok. Sementara Uya Kuya dianggap melecehkan publik dengan pernyataannya bahwa anggota DPR “selayaknya artis.”

Meski ketiganya sempat meminta maaf melalui media sosial, amarah publik terlanjur memuncak. Aparat keamanan yang berjaga di lokasi tampak kewalahan menghadapi gelombang massa yang terus berdatangan. (S24/Red).

BERITA LAINNYA

Posting Komentar

0 Komentar