Tapanuli Utara, S24 - Sebanyak 11 warga dilaporkan meninggal dunia dalam bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Selain itu, 35 orang masih dinyatakan hilang dan hingga kini dalam pencarian.
Daftar korban meninggal yang teridentifikasi antara lain:
1.Bangun Sitompul (45), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
2.Rey Bastian Sitompul (1), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
3.Aksel Hutagalung (6 bulan), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
4.Cantika Sitompul (11), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
5.Nurmaida Hutagalung (64), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
6.Tasya Sitompul (8), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
7.Ucok Sitompul (4 bulan), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
8.Jeslin Sitompul (2), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
9.Nurmala Hutagalung (63), warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
10.Santiur Marbun, warga Kecamatan Parmonangan.
11.Reza Manalu, warga Kecamatan Parmonangan.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan masih melakukan pembersihan material longsor dan banjir di sejumlah titik terdampak. Upaya penanganan dilakukan di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah, serta di berbagai lokasi lain yang terisolasi akibat jalan tertutup material longsor dan pohon tumbang.
Petugas terus berupaya membuka akses yang tertutup agar proses evakuasi dan distribusi bantuan dapat berjalan lancar.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.(S24-Tim)


0Komentar