Tapanuli Tengah, S24 - Rangkaian bencana banjir dan longsor kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak dua hari terakhir. Hingga Rabu pagi (26/11/2025), kondisi di sejumlah wilayah masih berada dalam status darurat akibat cuaca ekstrem dan hujan deras berintensitas tinggi. Setidaknya 10 korban meninggal dan ribuan warga mengungsi dan menanti bantuan pangan.
Ketua DPC Horas Bangso Batak (HBB) Kota Jambi Drs Sahala Hutagalung menyampaikan turut berdukacita kepada korban dan prihatin atas bencana alam di daerah Tapteng, khususnya Sibolga. "Semoga Tuhan menolong saudara kita yang terdampak bencana,"ucap Drs Sahala Hutagalung.
Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah mencatat 10 orang meninggal dunia akibat insiden banjir dan longsor yang terjadi di beberapa kecamatan. Total 2.393 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak, dengan puluhan warga harus mengungsi ke rumah kerabat, sekolah, dan rumah ibadah karena tempat tinggal mereka terendam atau rusak.
Sejumlah akses jalan antarkecamatan terputus akibat material longsor. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Selain itu, beberapa jembatan kecil dan gorong-gorong rusak terseret arus deras.
Akses listrik dan komunikasi di sejumlah desa juga sempat terputus, menyulitkan proses evakuasi serta pendataan di lapangan. Kenaikan debit air di beberapa sungai utama membuat banjir meluas ke permukiman warga.
Banjir terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Sarudik, Badiri, Sibabangun, Sorkam Barat. Sementara bencana longsor tercatat melanda wilayah Barus, Manduamas, Lumut.
Bendungan PLTA Sipan Sihaporas Berisiko Limpasan
Kondisi bendungan PLTA Sipan Sihaporas menjadi perhatian serius karena tingginya kenaikan debit air. Situasi tersebut meningkatkan potensi limpasan yang dapat berdampak pada wilayah hilir jika hujan masih terus turun.
Fasilitas kesehatan di Tapteng tetap beroperasi, namun tengah menangani lonjakan pasien dengan luka-luka ringan. Beberapa sekolah kini dialihfungsikan menjadi tempat penampungan sementara bagi warga terdampak.
BPBD Tapanuli Tengah mengerahkan tim evakuasi, perahu karet, serta alat berat untuk membuka akses yang tertutup longsor. Pemerintah daerah juga melakukan koordinasi bersama Basarnas, TNI–Polri, dan Dinas Sosial guna mempercepat penanganan di lokasi terdampak.
Bantuan logistik darurat telah mulai disalurkan, meliputi makanan siap saji, air bersih, selimut, dan tenda pengungsian.
Kebutuhan Mendesak
Meski bantuan awal telah tiba, kebutuhan mendesak di lapangan masih banyak, di antaranya, pnambahan alat berat, dapur umum dan suplai logistik, tenaga medis dan obat-obatan, lampu penerangan darurat untuk wilayah tanpa listrik.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor serta menjauhi tebing-tebing rawan longsor. Menghindari bantaran sungai. Melaporkan situasi darurat ke posko BPBD terdekat. Pemantauan kondisi cuaca dan potensi bencana susulan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
![]() |
| Bupati Tapteng Masinton Pasaribu. |
Rekap Laporan Kejadian Bencana Alam di Kabupaten Tapanuli Tengah Sampai Tanggal 25 November 2025 Pukul 22.02 WIB:
BANJIR :
Kecamatan Badiri
1. Dusun 1, 3, dan 4 Aek Horsik
2. Dusun 3 Muara Pinang Desa Sijago-jago
3. Dusun 1 dan 2 Desa Gunung Kelambu, Kel. Hutabalang
4. Lingkungan 1, Kel. Lopian
5. Lingkungan 3 dan 5, kel. Hutabalang
6. Lingkungan 6, kel. Hutabalang
7. Lingkungan 9, kel. Hutabalang
Kecamatan Pinangsori
1. Desa Parjalihotan Baru
Kecamatan Lumut
1. Lingkungan 2 Lumut
2. Dusun 1, 2, dan 3, Desa Lumut Maju
3. Desa Lumut Nauli
Kecamatan Sarudik
1. Kel. Pasir Bidang, Lingkungan 1,2,3,4,5,6 dan 7
2. Kel. Pondok batu, Lingkungan 1,2 dan 3
3. Kel. Sibuluan Nalambok, Lingkungan 1,2,3,4,5 dan 6
4. Kel. Sarudik, Lingkungan 1,2,3,5 dan 8
5. Lingkungan 2 eka satria
Kecamatan Tukka
1. Jalan Humala Tambunan
2. Lingkungan 4, kel. Hutanabolon
3. Lorong 1 Kampung Martua
Kecamatan Pandan
1. Kel. Sibuluan Indah
2. jl. A.r surbakti, sibuluan raya (tugu ikan)
3. Perumahan Pandan Asri
4. Perdagangan, kel. Lubuk tukko
5. Perumahan BTN (Sekolah Aksara)
Kecamatan Tapian Nauli
1. Kel. Tapian Nauli 2, Pasar Onan dan Barung-barung
Kecamatan Kolang
1. Kel. Kolang
LONGSOR
Kecamatan Badiri
1. Dusun 2 P.Honas
Kecamatan Sibabangun
1. Lingkungan 9, Kel. Sibabangun
Kecamatan Lumut
1. Lingkungan 6, Kel. Lumut (Rumah Hancur)
2. Lingkungan 5 Simarlelan
Kecamatan Sarudik
1. Desa Sipan
Kecamatan Tapian Nauli
1. Jalan Poriaha Julu
2. Jalan Lintas Rampah
I. FAKTA-FAKTA
Pada hari Selasa, tanggal 25 November 2025 telah terjadi bencana alam di Sumatera Utara, dengan hasil rekapitulasi sebagai berikut:
- Jumlah dan Jenis Bencana Alam : 15 Bencana Alam (Tanah Longsor: 11 Kejadian, Banjir : 3 Kejadian, Pohon Jatuh: 1 Kejadian)
- Lokasi Kejadian : 6 Kab/Kota (Kab. Tapteng, Kab. Madina, Kab. Tapsel, Kab. Taput, Kota Sibolga, Kab. Nias)
- Jumlah Korban : 24 Korban (Meninggal Dunia : 10 Orang, Luka-luka: 8 Orang, Dalam Pencarian: 6 Orang)
- Dampak : Kerusakan perumahan warga, Pengungsian Warga, dan Penutupan badan jalan.
1. Polres Tapteng
- Waktu : Selasa 25 November 2025, Pukul 07.00 WIB.
- Lokasi : Dusun 1 Desa Mardame, Kab. Tapteng.
- Jenis Bencana : Tanah Longsor.
- Korban : 4 Orang (Meninggal Dunia).
- Dampak : Kerusakan rumah warga.
2. Polres Mandailing Natal (2 Kejadian)
1) Tanah Longsor
- Waktu : Selasa 25 November 2025, Pukul 07.30 WIB.
- Lokasi : Jembatan Aek Inumon II, Kab. Mandailing Natal.
- Korban : -
- Dampak : Penutupan badan jalan akibat material longsor.
2) Banjir
- Waktu : Senin 24 November 2025, Pukul 21.30 WIB.
- Lokasi : Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Madina.
- Korban : -
- Dampak : Pengungsian 400 Orang dan kerusakan perumahan warga.
3. Polres Tapanuli Selatan
- Waktu : Selasa 25 November, Pukul 02.30 WIB.
- Lokasi : Desa Sisundung, Kab. Tapsel.
- Jenis Bencana : Pohon jatuh akibat hujan deras.
- Korban : 2 Orang (Meninggal Dunia : 1 Orang, Luka-luka : 1 Orang)
- Dampak : Kerusakan rumah warga.
4. Polres Tapanuli Utara
1) Tanah Longsor di Kec. Adiankoting
- Waktu : Selasa 25 November, Pukul 04.00 WIB.
- Lokasi : Desa Pagaran Lambung I, Kec. Adiankoting, Kab. Tapanuli Utara.
- Jenis Bencana : Tanah Longsor (3 Titik)
1. Titik I di Jalinsum KM 29-30 Desa Sibalanga, Kec. Adiankoting,
2. Titik II di Jalinsum KM 31-32 Dusun Parsikkaman, Desa Pagaran Lambung I, Kec. Adiankoting
3. Titik III di Jalinsum KM 34-35 Dusun Parsikkaman, Desa Pagaran Lambung I, Kec. Adiankoting.
- Korban : 1 Orang (Luka-luka).
- Identitas Korban : Haratua Sipahutar, 50 Tahun, Petani, Kristen, Alamat : Desa Sibalanga, Kec. Adiankoting, Kab. Tapanuli Utara (Mengalami Luka pada Kepala dan saat ini sudah dirawat intensif di RSUD Tarutung)
- Dampak : Kerusakan rumah warga dan Penutupan Badan Jalan di Jalinsum Tarutung-Sibolga.
2) Tanah Longsor di Kec. Pahae Jae
- Waktu : Selasa 25 November, Pukul 09.00 WIB.
- Lokasi : Desa Sitolu Ompu, Kec. Pahae Jae, Kab. Tapanuli Utara.
- Jenis Bencana : Tanah Longsor (1 Titik)
1. Titik I di Jalinsum Desa Sitolu Ompu, Kec. Pahae Jae, Kab. Taput.
- Korban : 4 Orang (Luka-luka).
- Identitas Korban :
1. Dahlia Banjarnahor, 27 Tahun, Ibu Rumah Tangga, Kristen (Mengalami luka pada bagian tangan dan Kepala)
2. Iben Parapat, 15 Tahun, Pelajar, Kristen (Mengalami luka pada bagian tangan dan punggung)
3. Liora Parapat, 5 Tahun, Kristen, (Mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan punggung)
4. Lenora Parapat, 5 Tahun, Kristen (Mengalali luka pada bagian kepala dan punggung)
- Dampak : Kerusakan rumah warga dan Penutupan Badan Jalan di Jalinsum Tarutung-Sipirok.
3) Banjir di Kec. Purbatua
- Waktu : Selasa 25 November 2025, Pukul 09.00 WIB.
- Lokasi : Desa Sitolu Bahal, Kec. Purbatua, Kab. Tapanuli Utara.
- Korban : Nihil
- Dampak : Kerusakan perumahan warga.
4) Banjir di Kec. Pahae Jae
- Waktu : Selasa 25 November 2025, Pukul 15.30 WIB.
- Lokasi : Desa Suka Maju, Kec. Pahae Jae, Kab. Tapanuli Utara.
- Korban : Nihil
- Dampak : Kerusakan perumahan warga dan menyebabkan Rusaknya 1 (Satu) Jalur Jembatan Aek Puli, namun Arus Lalu Lintas tetap dalam keadaan Normal melalui 1 (satu) jalur Jembatan Aek Puli di sebelahnya.
5. Polres Sibolga (6 Kejadian)
- Waktu : Selasa 25 November 2025
- Lokasi : Cafe Rumah Uci, Bukit Aido, Masjid Budi Sehati, STPI Sibolga, SMPN 5 Kota Sibolga, Kampung Paten Huta Tonga.
- Jenis Bencana : Tanah Longsor (6 Titik).
- Korban : 12 Orang (4 Orang: Korban Dalam Pencarian, 5 Orang : Meninggal Dunia, 3 Orang : Luka-luka)
- Dampak : 17 Rumah mengalami kerusakan.
6. Polres Nias
- Waktu : Senin 24 November 2025, Pukul 10.00 WIB.
- Lokasi : Desa Hiligodu km 12, Kota Gunungsitoli.
- Jenis Bencana : Tanah Longsor.
- Korban : -
- Dampak : Penutupan badan jalan akibat material longsor.
(S24-Dari Berbagaisumber/AsenkLeeSaragih)

.jpg)
.jpg)

0Komentar