Pamatangraya, S24 - Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menyalurkan bantuan logistik serta dukungan pemulihan ekonomi kepada Masyarakat Adat Sihaporas di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (16/12/2025).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan bukan karena bencana alam, melainkan sebagai respons atas konflik agraria berkepanjangan yang dialami Masyarakat Adat Sihaporas dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Konflik agraria tersebut bermula dari klaim dan penguasaan wilayah adat Sihaporas yang masuk ke dalam konsesi industri kehutanan milik TPL. Kondisi ini menyebabkan masyarakat adat kehilangan akses terhadap lahan garapan yang selama ini menjadi sumber utama penghidupan mereka.

Akibat pembatasan akses tersebut, aktivitas pertanian, pemenuhan kebutuhan pangan, serta roda perekonomian masyarakat adat terganggu secara signifikan. Dalam jangka panjang, konflik ini dinilai berdampak langsung terhadap keberlanjutan sosial, ekonomi, dan budaya Masyarakat Adat Sihaporas.

Melalui penyaluran bantuan logistik dan dukungan pemulihan ekonomi, AMAN menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi Masyarakat Adat Sihaporas dalam menghadapi konflik agraria yang belum terselesaikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menopang keberlangsungan ekonomi komunitas adat.

Selain menyalurkan bantuan, AMAN juga mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan konflik agraria di wilayah adat Sihaporas secara adil dan berkeadilan, dengan mengedepankan pengakuan serta perlindungan terhadap hak-hak Masyarakat Adat.(S24-Red)