![]() |
| Aksi Damai NasDem di Sekretariat PWI Jambi, Rabu (15//2026). (foto-foto IST) |
Jambi, S24- Aksi demonstrasi yang digelar kader dan simpatisan Partai NasDem di Provinsi Jambi berlangsung tertib dan kondusif, di depan kantor Sekretariat PWI Provinsi Jambi di Jalan Jakarta ujung, Kotabaru Kota Jambi, Rabu (15/4/2026). Aksi ini tidak hanya menjadi bentuk solidaritas politik terhadap Ketua Umum Surya Paloh, tetapi juga mencerminkan dinamika hubungan antara kekuatan politik dan media di ruang publik.
Sejak awal, massa aksi terlihat menyampaikan aspirasi secara damai. Tidak tampak tindakan anarkis maupun provokatif. Spanduk dan poster yang dibawa berisi dukungan terhadap kepemimpinan Surya Paloh, disertai kritik terhadap sejumlah pemberitaan media yang dinilai tidak berimbang, termasuk yang melibatkan Tempo.
Dalam konteks demokrasi, aksi semacam ini menjadi bagian dari ekspresi kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi. Namun, di sisi lain, kritik terhadap media juga membuka kembali diskursus lama tentang batas antara kebebasan pers dan akuntabilitas pemberitaan.
Apresiasi terhadap jalannya aksi disampaikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi. Ketua PWI, H. Ridwan Agus Depati, melalui Wakil Ketua Bidang Organisasi Nalom Siadari, menilai aksi tersebut mencerminkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi.
“PWI mengapresiasi aksi yang berjalan damai dan tertib. Ini menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Namun, kami juga mengingatkan bahwa pers memiliki kode etik jurnalistik yang harus dihormati oleh semua pihak,” ujar Nalom.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi PWI sebagai penjaga nilai-nilai profesionalisme pers, sekaligus mengingatkan bahwa kritik terhadap media harus tetap berada dalam koridor etika dan tidak mengarah pada delegitimasi fungsi pers sebagai pilar demokrasi.
Di sisi lain, perwakilan massa aksi menegaskan bahwa kegiatan ini murni sebagai bentuk penyampaian aspirasi. Mereka membantah adanya agenda untuk menciptakan kegaduhan atau memecah belah publik.
“Kami datang untuk menyampaikan sikap secara damai. Ini bagian dari demokrasi, bukan untuk membuat keributan,” ujar salah satu perwakilan massa.
Aparat keamanan yang mengawal jalannya aksi turut memastikan situasi tetap aman dan terkendali hingga kegiatan berakhir. Kehadiran aparat dinilai cukup proporsional tanpa menimbulkan ketegangan dengan peserta aksi.
![]() |
| Wakil Ketua Bidang Organisasi Nalom Siadari (baju biru). (IST) |
Dinamika Politik dan Media
Fenomena aksi solidaritas terhadap tokoh politik yang disertai kritik terhadap media menunjukkan adanya relasi yang terus berkembang antara aktor politik dan pers. Di satu sisi, media memiliki fungsi kontrol sosial terhadap kekuasaan. Namun di sisi lain, aktor politik dan pendukungnya juga memiliki ruang untuk mengoreksi atau mengkritik pemberitaan yang dianggap tidak adil.
Dalam konteks ini, keseimbangan menjadi kunci. Kebebasan pers tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab etik, sementara kebebasan berpendapat juga harus dijalankan tanpa menekan independensi media.
Aksi damai di Jambi ini menjadi potret kecil dari dinamika tersebut. Ketika disampaikan secara tertib dan tanpa kekerasan, perbedaan pandangan justru dapat menjadi bagian sehat dari kehidupan demokrasi.
Ke depan, berbagai pihak diharapkan mampu menjaga ruang dialog yang konstruktif, sehingga hubungan antara politik dan pers tetap berada dalam koridor saling menghormati dan memperkuat demokrasi, bukan sebaliknya.
Berikut ini Peryataan Sikap Partai NasDem Se Provinsi Jambi
Menyikapi cover terbaru media Tempo Edisi 12 April 2026, Bapak Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem yang menurut kami sudah masuk dalam penyajian yang merendahkan atau menghina, tidak proporsional, tidak bertanggung jawab dan melanggar etika.
TEMPO juga menyajikan berita dalam bentuk podcast dengan isi berita fitnah tentang merger atau akuisisi partai secara sepihak dan tidak berbobot serta tidak dari sumber yang jelas dan akurat, kami dari Partai NasDem Se-Provinsi Jambi menyatakan bahwa:
Kritik merupakan bagian dari demokrasi, Partai NasDem menghormati kebebasan pers, namun kebebasan tersebut hendaknya harus berpegang pada prinsip akurat, bertanggung jawab dan sesuai dengan etika;
Apa yang disajikan oleh TEMPO dengan visual Bapak Surya Paloh kami rasa sebagai bentuk ekspresi kebencian, merendahkan martabat baik secara personal maupun ketokohan beliau, menghina Ketua Umum Partai NasDem dalam menyampaikan pesan melalui ilustrasi yang membentuk persepsi publik yang mendiskreditkan martabat beliau, sehingga tidak lagi berfungsi sebagai kontrol sosial yang sehat, tetapi membentuk opini yang bias dan menyesatkan;
Kualitas sebuah media diuji saat mampu memberikan pesan yang kuat dan akurat tetapi tetap berpegang teguh dalam etika dan kepatutan;
Bapak Surya Paloh dan Partai NasDem adalah bagian dari publik yang terbuka terhadap kritik, yaitu kritik yang dibangun sesuai substansi, menghargai perbedaan pandangan dalam berdemokrasi tetapi dalam penyampaian yang menggambarkan integritas, kesopanan dan kedewasaan;
Kami mendukung upaya Partai NasDem untuk melakukan permintaan Pertanggungjawaban TEMPO atas hal yang kami rasa merugikan Partai NasDem dan Ketua Umum kami Bapak Surya Paloh dan upaya melaporkan TEMPO ke Dewan Pers dan berfungsi menetapkan dan menegakkan kode etik jurnalistik di Indonesia serta melaporkan pelanggaran pidana/perdata terhadap upaya penghinaan dan pencemaran nama baik Bapak Surya Paloh Partai NasDem.
Demikian Pernyataan Sikap ini kami buat dan akan kami tindak lanjuti sesuai arahan dan mekanisme Partai NasDem.
Jambi, 15 April 2026
DEWAN PIMPINAN WILAYAH
PARTAI NasDem PROVINSI JAMBI
KETUA: DR. H. SYARIF FASHA, M.E. SEKRETARIS: BUDIMANSYAH, S.E
(S24-AsenkLeeSaragih)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

0Komentar