Foto-Foto Istimewa.

Jambi, S24- Upaya memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan dunia akademik terus dilakukan di Provinsi Jambi. Hal itu tercermin dalam audiensi Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt. Kamson R. A. Pasaribu, M.Th, dengan Rektor Universitas Negeri Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., yang berlangsung di ruang kerja rektor, Rabu (15/4/2026). 

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang dialog strategis mengenai peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), pembinaan karakter generasi muda, serta penguatan nilai-nilai moral di lingkungan kampus.

Dalam konteks pembangunan daerah, kolaborasi antara institusi keagamaan dan perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting. Gereja tidak hanya berfungsi sebagai pusat spiritual, tetapi juga sebagai agen pembinaan sosial, sementara kampus menjadi ruang pengembangan intelektual dan inovasi.

Audiensi ini menjadi titik temu kedua peran tersebut. HKBP Distrik XXV Jambi, sebagai bagian dari pelayanan gereja di wilayah ini, melihat pentingnya keterlibatan aktif dalam pembinaan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat.

Sementara itu, pihak Universitas Negeri Jambi membuka ruang kolaborasi yang dapat memperkaya ekosistem pendidikan, khususnya dalam mendukung kegiatan kemahasiswaan berbasis nilai.

Peran Mahasiswa dan Pembinaan Karakter

Dalam pertemuan tersebut, isu pembinaan mahasiswa menjadi salah satu fokus pembahasan. Kehadiran Dr. Rosinta Norawati Butarbutar, M.A., selaku dosen dan Ketua Pembina UKMKK, menegaskan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan kerohanian dalam membentuk karakter mahasiswa.

UKMKK (Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen Katolik) selama ini menjadi wadah pembinaan spiritual mahasiswa di lingkungan kampus. Melalui kegiatan seperti persekutuan doa, diskusi, dan pelayanan sosial, mahasiswa tidak hanya diasah secara akademik, tetapi juga secara moral dan spiritual.

Kolaborasi dengan pihak gereja diharapkan dapat memperkuat program-program tersebut, sekaligus memperluas jangkauan pembinaan di luar lingkungan kampus.

Lebih jauh, audiensi ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas, tidak terbatas pada kegiatan kerohanian. Beberapa bidang yang berpotensi dikembangkan antara lain program pengabdian masyarakat berbasis gereja dan kampus. Seminar dan pelatihan penguatan karakter. Pendampingan generasi muda dalam menghadapi tantangan sosial dan digital. Kegiatan sosial lintas sektor

Langkah ini sejalan dengan kebutuhan pembangunan SDM yang holistik, di mana aspek intelektual, emosional, dan spiritual berjalan beriringan. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan yang lebih konkret dan berkelanjutan antara HKBP Distrik XXV Jambi dan Universitas Negeri Jambi. Sinergi ini dinilai penting dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam membentuk generasi muda yang adaptif, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Di tengah dinamika perubahan sosial yang cepat, kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi salah satu kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan dan pembinaan yang lebih kuat dan relevan. Seperti diketahui Pdt. Kamson R. A. Pasaribu, M.Th, juga menjabat sebagai Ketua Umum PGIW Provinsi Jambi. (S24-AsenkLeeSaragih)