Jakarta, S24- Tangis duka menyelimuti keluarga besar Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), khususnya Alumni Pemuda GKPS Bandung PDAM, atas berpulangnya St Agust Juvenly Purba di Rumah Sakit PON Jakarta, Minggu malam (10/5/2026) sekitar pukul 23.05 WIB.

Kepergian sosok pelayan Tuhan yang dikenal rendah hati, penuh semangat pelayanan, dan berdedikasi tinggi dalam dunia musik gereja itu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, jemaat, serta seluruh orang yang pernah mengenalnya.

Almarhum meninggalkan seorang istri tercinta, Eylianti Sumbayak, serta putra yang sangat dibanggakan, Yonggi Fayden Cordias Purba. Ia juga merupakan adik kandung dari Rikanson Jutamardi Purba dan mendiang Susanti Delkuriade br Purba.

Bagi banyak orang, St Agust Juvenly Purba bukan hanya pelatih paduan suara ataupun pengurus gereja. Ia adalah sahabat, saudara, sekaligus penggerak pelayanan yang setia mengabdikan hidupnya untuk Tuhan dan jemaat.

Kabar duka itu datang begitu cepat dan mengejutkan. Beberapa jam sebelum menghembuskan napas terakhir, almarhum masih aktif melatih paduan suara di GKPS Cililitan Jakarta. Tidak ada yang menyangka malam itu menjadi pertemuan terakhir bersama sosok yang akrab disapa “Bang Agus” tersebut.

“Begitu kaget mendengar kabar kepergianmu Bang. Tadi malam masih melatih kami koor di GKPS Cililitan. Sebelum pulang kami sempat bersalaman. Abang bilang sedang lelah,” tulis Herna Juliana Saragih penuh haru.

Kesedihan serupa juga diungkapkan Dekkris Franky Purba. Ia mengaku masih sempat bercanda bersama almarhum di warung dekat gereja pada Minggu sore sebelum kabar duka datang beberapa jam kemudian.

“Terima kasih buat pelayanan Abang di Pokja PKP. Senyummu sore itu ternyata menjadi yang terakhir kami lihat,” ungkapnya.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Riana Saragih Manihuruk yang berada di Ottawa, Kanada, mengaku tidak percaya atas kepergian almarhum yang begitu mendadak.

“Aih loh dek Agus… dua tahun lalu kita masih panjang lebar bercerita di Ottawa soal masa depan anakmu. Sonang ma ho di lambung ni Naibata,” tulisnya dengan penuh kesedihan.

Bagi Alumni Pemuda GKPS Bandung, St Agust Juvenly Purba merupakan sosok yang sangat dikenang karena ketekunannya dalam pelayanan sejak muda. Ia dikenal aktif membina paduan suara dan menghidupkan semangat pelayanan di tengah jemaat.

Dedikasinya semakin terlihat saat menjadi bagian dari GKPS Cililitan Jakarta. Di bawah arahannya, Paduan Suara Seksi Bapa GKPS Cililitan berhasil meraih berbagai prestasi, baik di tingkat Distrik VII maupun Sinode GKPS. Salah satu pencapaian yang paling dikenang adalah keberhasilan mereka dalam Pesparawi Seksi Bapa GKPS Tingkat Sinode di Pematangsiantar tahun 2024.

Tidak hanya itu, almarhum juga menjadi motor penggerak berbagai kegiatan besar gereja. Salah satunya “Boltok Bayas (Pargotong Concert)” yang digelar di Hotel 678 Cawang Jakarta pada November 2023. Pertunjukan budaya dan musik Simalungun tersebut sukses besar dan berhasil menghimpun donasi hingga Rp530 juta.

Don Manik bahkan menyebut almarhum sebagai “Sang Maestro”. “Beliau dikenal sebagai pemusik, penyanyi, pelatih koor dan pelayan Tuhan. GKPS kehilangan salah satu putra terbaiknya,” tulisnya.

Kepergian St Agust Juvenly Purba bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga duka mendalam bagi dunia pelayanan musik gereja, masyarakat Simalungun, dan seluruh jemaat yang pernah merasakan ketulusan pengabdiannya.

Kini suara yang dahulu memimpin harmoni pujian itu telah terdiam. Namun semangat pelayanan, ketulusan hati, dan warisan kebaikan yang ditinggalkannya akan terus hidup dalam kenangan banyak orang. Selamat jalan, St Agust Juvenly Purba. Damai bersama Bapa di Surga.

St Agust Juvenly Purba, Alumni Pemuda GKPS Bandung

Alumni Pemuda Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) PDAM Bandung Berdukacita atas berpulangnya St Agust Juvenly Purba di Rumah Sakit PON Jakarta, Minggu (10/5/2026) sekira Pukul 23.05 WIB. Almarhum meninggalkan seorang Istri Eylianti Sumbayak dan seorang anak Yonggi Fayden Cordias Purba.   

Mendiang St Agust Juvenly Purba adalah saudara adik kandung dari Rikanson Jutamardi Purba, dan Botounya mending Susanti Delkuriade Br Purba (Bandung 16 Agustus 2025). St Agust Juvenly Purba adalah alumni Pemuda GKPS Bandung yang tekun dalam pelayanan dan juga dikenal sebagai Pelatih Paduan Suara. 

Bahkan hingga menjadi Jemaat GKPS Cililitan, St Agust Juvenly kerap membawa Paduan Suara Seksi Bapa GKPS Cililitan juara, baik ditingkat GKPS VII dan Tingkat Sinode GKPS, seperti pada Pesparawi Seksi Bapa GKPS Tingkat Sinode di Pamatangsiantar Tahun 2024 lalu.   

"Selamat jalan Bang Agus. Semoga Keluarga Besar yang ditinggal tegar, tabah dan Podas Tarapoh," ucap Sy Rosenman Saragih Manihuruk, alumni Pemuda GKPS Bandung yang kini menetap di Kota Jambi. 

Segenap Alumni Pemuda GKPS Bandung PDAM mengucapkan Turut Berdukacita atas Berpulangnya St Agust Juvenly Purba. Semoga Keluarga yang ditinggal, tabah dan diberikan Penghiburan Oleh Tuhan Maha Pengasih.

Mengenang Kiprahnya di GKPS Cililitan

Sosok St Agust Juvenly Purba, Alumni Pemuda GKPS Bandung memang luar biasa dalam memajukan dan mennggerakkan Seksi Bapa GKPS Cililitan Jakarta. Pada Minggu (5/11/2023) di Hotel 678 Cawang Jakarta silam, salah satunya even yang cukup spektakuler di GKPS adalah "BOLTOK BAYAS (PARGOTONG CONCERT) yang membawakan Tortor Sombah Simalungun hingga 30 Doding Simalungun. Bahkan dalam "BOLTOK BAYAS (PARGOTONG CONCERT) Seksi Bapa GKPS Cililitan ini mampu mengumpulkan donasi hingga Rp 530 Juta.


Ucapan Dukacita Warnai Media Sosial

Elfrida Meryance Saragih: BERITA DUKACITA: Jam 21.29 WIB dapat kabar kalau Bang Agust Juvenly Purba Pakpak😭😭. Dibawa ke IGD Rumah Sakit PON. Lemas setelah latihan paduan suara.
Tidak menyangka secepat ini kepergiannya.

✅Ini foto terakhir ketemu teman sekampung halaman dari Pematang Raya ketika ada orang tua sekampung halaman meninggal. Masih sempat membicarakan acara Harungguan par Raya rencana: PESTA sa HUTA. Panitia pun sudah terbentuk, tempat sudah ada alternatif. 

Riana Saragih Manihuruk: Aih Loh dek Agus😭😭😭 Podas nih doh , lao roh ope hu Canada au kak nim untuk cari sekolah buat anak mu !!! Sonang ma ho dek, dua tahun lalu jumpah hita i Ottawa Canada cerita panjang lebar tentang ini itu😭😭. RIP ya dek sonang ma ho Ilambung ni Naibata. Buat keluarga yang di Tinggal podas tarapoh. 

Riana Saragih Manihuruk: Rest in Peace. Turut berdukacita atas berpulangnya Agus Juvenly Purba. Sosok pribadi yang bersahaja, multitalenta, dan juga diplomat andal kebanggaan Negara RI.

Sonang ma di lambung ni Tuhan Yesus ya dek. Kaget sekali tadi saat membuka FB dan melihat kabar duka ini, langsung terasa begitu pedih di hati. Namun kami percaya, semua sudah menjadi rencana Tuhan yang terbaik.

Kami turut kehilangan atas kepergianmu yang begitu tiba-tiba ini. Iman dan percaya kami tetap berserah di tangan Tuhan. Beberapa waktu lalu kita masih sempat berbicara tentang rencana aku mencari sekolah anakku di Canada, kak.

Ini foto kenangan kita di Ottawa, Canada. Aku sempat datang bersama kawanku, dan sehari penuh kita “Heppot Together” seperti biasa. Banyak cerita, makan bersama, dan jalan-jalan belanja. Rasanya masih begitu baru, padahal hampir  dua tahun  lalu kamu berkunjung ke  Canada. Selamat jalan ya dek. Tuhan Yesus memberimu tempat terbaik di sisi-Nya. 😭
#orangbaik
#pelatihkoorhandal
#selaludekatdengantuhan
#diplomatnkri
#selamatjalanrip


Taufik Sumbayak: Selamat jalan orang hebat dan baik. Meninggalkan prestasi, keakraban, kenangan dan warisan baik lainnya. Tuhan kiranya menguatkan dan memberi penghiburan untuk keluarga. Amen.

Marthinus Hutasoit: Saya dapat info dari laweiku Sion Damanik pukul 00.00 melalui Status FB kaget dan seperti mimpi langsung saya telpon u meyakinkan dan dikirimin foto di Kamar Jenazah RS PON bahwa berita itu betul. . .Selamat Jalan Laweiku Nabujur Agust Juvenly Purba  kami kehilanganmu.  Semua tinggal kenangan yang indahhh. .   😭😭😭😭.

Riana Saragih Manihuruk: Agus Selamat Jalan ma dek, sonang ma ho  i lambung ni Tuhan Yesus. Podas ni loh Gus😭😭RIP . Buat keluarga yang di tinggal podas tarapoh. Roh dope au hu Canada kak, antar anak ku kuliah holi nina. Ehe tene😭🙏 

Riana Saragih Manihuruk:
RIP karier nya di pemerintahan juga mentereng tapi Agus ini sangat low profile. Setiap tahun bisa dua atau 3 ki ke LN sebagai diplomat Indonesia bahian Industri! Banyak cerita ttg kerja nya juga yg berhasil membuat deal dgn RI-Canada dalam eksport-Import ( hubungan bilateral khusus eksport import) . Banyak org hanya tau pelayanan dia di gereja padahal di Menlu karier nya juga bagus. Lampei marsahap dan selalu ramah ke siapa aja! RIP selamat jalan Agust Juvenly Purba!

Tienny Imeldaria Girsang: Aihhhh...pojam pangahap manangar kabar on kawanku Agust Juvenly Purba Piah Lang use tarpodom diri..langsung terngiang2 ipikiranku semua kenangan sanggah riap Hita..Bahat sidingaton koncoku..😭😭😭.

Kita terakhir bertemu bulan Desember tahun lalu..Klian jemputnya aku ke Sirpang Dalig Raya  hanya untuk marcerita..kikkikan do hita pas waktu ai halani bahat do cerita ta dimasa lalu,, terus komunikasi terakhirta bulan 4 na lewat..marcanda2 do tong hita co.

On mittor soppong manangar baritamu ..Lang hubotoh aha sihatahononku be😭😭😭 yg kuat  ya gaw Eylianti Sumbayak  dan Yonggi Fayden Cordias Purba  juga...hanya kepada Tuhan kita berserah..😭😭😭 "Sonang do....sonang do..ipasonang do tong tong uhurhon" lirik doding 251. Selamat jalan ma da konco ku 😭😭😭 

Herna Juliana Saragih: Selamat jalan Bang Agust Juvenly Purba 😭😭😭Begitu kagetnya mendengar kabar kepergianmu Bang, tadi malam masih melatih kami koor di GKPS Cililitan. Sebelum pulang kusalam abang, barengan dengan panogolanmu Clara Saragih , kuliat Abang seperti kecapean dgn posisi duduk bersujud di altar. Katamu, loja bah... Dan kami ijin pamit pulang. Ah.. Lungun tumang. Juppah ma ham pakon kakakmu (eda nami) Mama Yohana Clara bang 😭😭😭Yang Kuat ya kakak Eylianti Sumbayak dan Yonggi Fayden Cordias Purba.

Dekkris Franky Purba: Selamat jalan Abanganda Agust Juvenly Purba. Sedih kali kurasa Bang. Msh sempat tadi Minggu sore kita bercanda di #gereja #GKPS #Cililitan di warung #Etaham ak bilang sama teman² #Bapa yg lain kalau Ak dan Abang sama² pernah juara 1 Bedanya Abang sdh mempertahankan #juara sedangkan ak blm. Itu yg terakhir kulihat senyummu tadi sore Bang sebelum ak pulang ke #rumah. Ternyata Abang mau meninggalkan kami selamanya. Terima kasih buat #pelayanan Abang di #Pokja PKP. 😭😭😭😭. 


Don Manik: RIP SANG MAESTRO. Selamat jalan buat salah satu putra terbaik Simalungun dan GKPS, tulang Agust Juvenly Purba. Beliau ini dikenal sebagai pemusik, penyanyi, pelatih koor dan tentu saja pelayan Tuhan. Pernah beberapa kali bertemu dan yang terakhir di Pesparawi Bapa GKPS di Siantar.

Beliau adalah ayahanda dari Yonggi Fayden Cordias Purba, maestro muda yang kerap mengharumkan nama Indonesia di mancanegara lewat lantunan suara pianonya. RIP Maestro. Damai di keabadian.

Jaberkat Purba Pakpak: Minggu 10 Mei 2026 pkl 23.06. Kami tak terima ………..Kami teriak dalam doa ….Dan, dia, Agus Juvenly Purba, meninggalkan kami.  Detik2 perpisahan itu terlalu cepat. WA messages di goup kami berlombaan masuk, baru di pukul 20.

“Doakan St.Agus, sekarang dirawat di IGD RS PON, hipotensi, kecapean melatih koor”. “Doakan St Agus, diduga kena serangan jantung … masih di RS PON”. Semua berdoa dan berharap segera pulih.
Pkl 20.48 “Pak Yonggi sudah agak pulih” .

Menurut yang disana sudah bisa bicara tapi masih berat tengkuknya. Semua kembali berdoa supaya cepat pulih. Tiba2 masuk lagi pesan 22.49  “Berdoaaa smua”. Kita kaget semua.

Saya telpon dgn Ma Deitra, seorang yg ada disana, jawabnya, “Bang Agus lagi gak sadar, panggi”. Saya dgn inang langsung menjerit, menangis dan berdoa. 

Gak sabar pengen tahu status, aku telpon borukku, Ma Rockwell, di reject di chat “ga kuat ngomong , Uda, sekarang lagi di pompa”. Kami menangis di rumah, “oh Agus, selamat jalan …” Yang lain masih berharap pulih, masuk lagi chat “Sudah Tuhan yang punya….” pkl 23.08. Lanjutnya emoticon menangis berlomba mengisi chat Group WA. 

Kami berangkat menuju RS PON. Dgn perasaan gak percaya sudah melihat tubuh yang terbujur kaku. Seberapa kuat pun tangisku, dia sudah gak peduli, dia sudah pergi.

Ya, adek kami St.Ir.Agus Juvently Purba Pakpak sudah kembali ke Rumah Bapa. Pelayanannya terakhir melatih Paduan Suara Gemende, gabungan Res. Cililitan dan Res. Salemba sudah selesai sore sebelumnya  pd pukul 19.25. PS ini dipersiapkan untuk Ultah pelayanan UEM di Indonesia dimana Pimpinan Sinode GKPS telah mempercayakan PS ini kepada St.Agus Purba. Dan dia sudah persiapkan. 
Selamat jalan Gus.

Sudah banyak yang kau perbuat untuk GKPS Cililitan.  Kami sudah ada Mars GKPS Cililitan yang dinyanyikan setiap ulang tahun GKPS Cililitan.  Kau juga menggubah lagu TONGGOHON yang mirip El Mondo menjadi lagu rohani Simalungun yang top.

Kami telah mendoakan kelg mu Ani, istrimu dan Yonggi anakmu supaya semangat dan kuat untuk melanjutkan hidup. Yonggi harus lebih sukses dan Ani segera dapat pekerjaan.Tolong mereka Tuhan. (S24-AsenkLeeSaragih)





"Selamat jalan adikku, Agust Juvenly Purba ..."Rikanson Jutamardi Purba.






St Agust Juvenly Purba Dalam Kenangan