Jakarta, S24- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh rekanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menghentikan penyajian telur dadar untuk menu siswa. Alasannya, telur dadar rawan dicampur bahan tambahan seperti tepung yang bisa menurunkan mutu gizi yang seharusnya didapat anak-anak.
Prabowo menekankan, sajian telur dalam program MBG sebaiknya tetap dalam kondisi utuh, misalnya telur rebus atau telur ceplok. Bentuk penyajian ini dinilai lebih aman, kandungan nutrisinya tidak berkurang, serta lebih gampang dipantau kualitasnya. Ia juga meminta kepala sekolah, para guru, dan petugas pelaksana untuk mengawal ketat penerapan standar menu MBG di lapangan.
Dalam arahannya, Prabowo juga memberi penegasan kepada pengawas dan pengelola dapur MBG. Ia meminta mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tidak main-main, mengingat program ini menyangkut pemenuhan gizi generasi penerus bangsa. Menurutnya, keberhasilan MBG bergantung pada kedisiplinan semua pihak yang terlibat.(S24-Red)


0Komentar