VIRAL! Wali Murid Bentangkan Spanduk Tolak Kepala Sekolah Baru di Merangin, Polemik Mutasi Kepsek Kian Memanas. (Foto : Bayhaki S24).

Merangin, S24-Polemik pelantikan dan mutasi kepala sekolah di Kabupaten Merangin belum juga mereda. Kali ini, penolakan terhadap kepala sekolah baru mencuat di SD Negeri 036 Rantau Panjang dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat maupun media sosial. Sebuah spanduk bertuliskan "KAMI WALI MURID TOLAK KEPSEK BARU" terlihat terpasang di lingkungan sekolah tersebut. Aksi itu diduga dilakukan oleh sejumlah wali murid sebagai bentuk protes atas penunjukan kepala sekolah yang baru.

Kemunculan spanduk tersebut langsung menyita perhatian warga. Foto-fotonya mulai beredar luas dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Tidak sedikit yang mempertanyakan proses pergantian kepala sekolah yang dinilai memunculkan penolakan terbuka dari orang tua siswa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah wali murid mengaku keberatan dengan pergantian kepala sekolah yang dilakukan. Mereka menilai proses penunjukan kepala sekolah baru kurang disosialisasikan kepada masyarakat sekolah.

Selain itu, terdapat kekhawatiran bahwa pergantian pimpinan sekolah dapat memengaruhi kenyamanan dan stabilitas kegiatan belajar mengajar yang selama ini berjalan baik. Sebagian wali murid juga menginginkan agar kepala sekolah sebelumnya tetap melanjutkan tugasnya.

Di sisi lain, muncul pula anggapan bahwa proses penunjukan kepala sekolah baru belum sepenuhnya transparan sehingga memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat.

Meski demikian, para wali murid disebut tidak menutup ruang dialog. Mereka menyatakan siap menyampaikan aspirasi secara resmi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin. Namun pemasangan spanduk di depan sekolah dipilih sebagai bentuk penyampaian aspirasi agar mendapat perhatian dari pihak terkait.

Diketahui, Bupati Merangin pada Sabtu (6/6/2026) melantik sebanyak 236 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin. Dalam pelantikan tersebut, Sofia Havida, S.Pd ditunjuk sebagai Kepala SD Negeri 036 Rantau Panjang.

Sementara itu, kepala sekolah sebelumnya, Betty Riani, S.Pd.I, mendapat penugasan baru sebagai Kepala SD Negeri 104 Rantau Panjang.

Peristiwa penolakan ini menambah daftar dinamika pasca-pelantikan ratusan kepala sekolah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Merangin. Sejumlah kalangan menilai pemerintah daerah perlu membuka ruang komunikasi yang lebih luas guna menjelaskan dasar dan pertimbangan kebijakan mutasi tersebut kepada masyarakat.

Saat tim media mendatangi lokasi sekolah, suasana tampak sepi. Pintu gerbang sekolah terlihat tertutup dan terkunci. Tidak tampak aktivitas guru maupun pihak sekolah di area luar sekolah sehingga upaya konfirmasi belum dapat dilakukan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala SDN 036 Rantau Panjang yang baru, kepala sekolah sebelumnya, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin terkait munculnya spanduk penolakan tersebut.

Publik kini menanti langkah Pemerintah Kabupaten Merangin untuk meredam polemik yang berkembang. Sebab, di tengah upaya meningkatkan kualitas pendidikan, stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pendidikan menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan.(S24-Bay)