SIMALUNGUN, S24 - Kebakaran melanda pabrik sabun PT Evyap Sabun Indonesia yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026). Tiga korban tewas pada kebakaran tersebut merupakan pekerja di bagian helper (pekerja) las PT Nirwana Mahanu Putra yang merupakan vendor (mitra kerja) konstruksi PT Evyap Sabun Indonesia. Ketiga korban, Nasri Efendi (43), M Rifaldi (26) dan Sumadi (39), ketiganya berasal dari Kabupaten Batu Bara.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.33 WIB. Hingga laporan ini disusun, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku di lokasi untuk mengendalikan kobaran api.
Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Sedikitnya tiga unit mobil pemadam dari Pos Siantar, Perdagangan, dan Ujung Padang dilaporkan diterjunkan ke lokasi.
Petugas dari Damkar/BPBD Kabupaten Simalungun bersama unsur pemadam lainnya terus melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke bagian lain kawasan industri.
Api Masih Dipadamkan
Informasi sementara menyebutkan, proses pemadaman masih berlangsung saat laporan awal mengenai kebakaran tersebut diterima.
Belum diketahui secara pasti bagian pabrik yang pertama kali terbakar maupun penyebab munculnya api. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat informasi resmi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Nilai kerugian akibat kebakaran juga belum diketahui.
Tiga Korban Tewas
PT Evyap Sabun Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Sei Mangkei dan bergerak dalam produksi sabun.
Sebelumnya, terdapat informasi mengenai beberapa perusahaan produsen sabun yang beroperasi di kawasan tersebut, termasuk PT Alliance Consumer Products Indonesia. Namun, laporan mengenai kebakaran pada Kamis (3/9/2026) secara spesifik menyebut PT Evyap sebagai lokasi yang terbakar.
Pihak berwenang masih melakukan penanganan di lokasi. Informasi mengenai penyebab kebakaran, kondisi bangunan, korban, serta total kerugian masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait. Berita ini akan diperbarui setelah terdapat informasi resmi terbaru dari petugas di lapangan.
Kebakaran pabrik sabun PT Evyap Sabun Indonesia milik pengusaha Turki di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bosarmaligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB menelan tiga korban jiwa. Ketiga korban tewas, yakni pekerja pabrik di bagian las.
Kapolres Simalungun, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Marganda Aritonang, SH, SIK, MM didampingi Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Simalungun, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Verry Purba di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran pabrik sabun tersebut.
“Api diduga berasal dari lantai tiga di bagian pabrik biding (penawaran) . Beberapa orang saksi dari perusahaan sudah dimintai keterangan. Kemudian kerugian akibat kebakaran tersebut juga masih dikalkulasi,”katanya.
Mengenai korban kebakaran tersebut, AKBP Marganda Aritonang mengatakan, tiga korban tewas pada kebakaran tersebut merupakan pekerja di bagian helper (pekerja) las PT Nirwana Mahanu Putra yang merupakan vendor (mitra kerja) konstruksi PT Evyap Sabun Indonesia. Ketiga korban, Nasri Efendi (43), M Rifaldi (26) dan Sumadi (39), ketiganya berasal dari Kabupaten Batu Bara.
“Ketiga korban meninggal sempat dilarikan Rumah Sakit Karya Husada Perdagangan, Namun karena kondisi ketiga korban sudah tak bernyawa akibat terjatuh dari ketinggian, selanjutnya jenazah ketiga korban dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Perdagangan. Jenazah ketiga korban langsung dijemput pihak keluarga menggunakan mobil ambulan dan dibawa ke rumah duka,”katanya.
Menurut AKBP Marganda Aritonang, seorang pimpinan perusahaan yang dimintai keterangan terkait kebakaran tersebut, yakni Fauzi yang menjabat pimpinan PT Nirwana Mahanu Putra.
Berdasarkan keterangan Fauzi kepada petugas kepolisian, ketiga korban meninggal akibat kebakaran pabrik sabun tersebut baru bekerja selama empat hari. Sebelum kejadian, mereka melaksanakan pekerjaan finishing (penyelesaian akhir) pengelasan di lantai enam gedung pabrik.
Dijelaskan, ketiga korban diduga terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api dan asap yang telah memasuki lantai enam disertai suara dentuman atau ledakan. Ketiganya berupaya melompat dari ketinggian dan meninggal dunia akibat terjatuh.
Meurut AKBP Marganda Aritonang, pemadaman kebakaran pabrik sabun PT PT Evyap Sabun Indonesia di KEK Sei Mangkei tersebut sangat sulit karena api sudah sempat membesar dan berada di tempat yang tinggi. Kebakaran yang terjadi mulai pukul 10.30 WIB tersebut baru dapat dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB setelah 13 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan melakukan pemadaman ke lokasi.
Mengenai korban luka-luka, AKBP Marganda Aritonang mengatakan, pihaknya hingga Kamis (3/9/2026) siang pukul 14.00 WIB sudah melakukan pengecekan ke beberapa rumah sakit di Simalungun, termasuk Rumah Sakit Karya Husada. Berdasarkan pemeriksaan, tidak ada korban luka-luka yang dirawat akibat kebakaran tersebut.
“Hasil pengecekan ke rumah sakit, tidak ada korban lanjutan yang datang akibat peristiwa kebakaran ini,” katanya. (S24-Red/Tim)


0Komentar