![]() |
| Foto-Foto IST |
Jambi, S24 - Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXV Jambi terus melakukan pembenahan dalam pengelolaan aset dan fasilitas pelayanan gereja. Salah satu langkah yang dilakukan yakni pergantian pekerja sekaligus penjaga Distrik Centre dan Training Centre pada Kamis (28/5/2026).
Pergantian tersebut dilakukan langsung oleh Praeses (Pimpinan tertinggi) HKBP Distrik XXV Jambi Pdt Kamson RA Pasaribu, M.Th bersama jajaran Pengurus Distrik Centre yang diketuai oleh Daulat Sitorus. Dalam proses itu, pengelolaan Distrik Centre diserahterimakan dari Mas Budi kepada keluarga Amang J. Hutabarat/br. Gultom.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola Distrik Centre yang selama ini tidak hanya berfungsi sebagai kawasan pelayanan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pelatihan warga gereja melalui fasilitas Training Centre yang dimiliki distrik.
Selain itu, kawasan tersebut juga memiliki potensi ekonomi melalui pengelolaan kebun sawit yang diharapkan mampu menopang keberlangsungan berbagai program pelayanan gereja di masa mendatang.
Karena bahkan lembaga keagamaan pun pada akhirnya harus berhadapan dengan kenyataan administrasi, perawatan aset, dan kebutuhan biaya operasional. Idealismenya rohani, tagihan listriknya tetap duniawi.
Fokus Pengembangan dan Pembinaan Jemaat
Dalam keterangannya, pengurus distrik menegaskan bahwa keberadaan Distrik Centre memiliki peran strategis bagi HKBP Distrik XXV Jambi. Tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan internal gereja, lokasi tersebut juga diproyeksikan sebagai pusat pendidikan, pelatihan, pembinaan karakter, hingga pengembangan sumber daya jemaat.
Keberadaan Training Centre dinilai penting untuk menunjang berbagai agenda pembinaan generasi muda gereja, pelatihan pelayan jemaat, serta kegiatan organisasi dan kerohanian lainnya.
Pengelolaan yang baik terhadap kawasan tersebut dinilai menjadi faktor penting agar seluruh fasilitas dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi gereja maupun jemaat.
Pergantian pekerja dan penjaga juga disebut sebagai bagian dari evaluasi rutin dalam memastikan keberlangsungan pengelolaan aset distrik berjalan lebih efektif, tertata, dan memiliki orientasi pengembangan yang jelas.
Harapan Pengelolaan Lebih Profesional
Ketua Pengurus Distrik Centre, Amang Ir. Daulat Sitorus, berharap pengelolaan kawasan Distrik Centre ke depan dapat dilakukan secara lebih maksimal, terutama dalam pemanfaatan kebun sawit dan fasilitas pelatihan.
Menurutnya, aset yang dimiliki gereja perlu dijaga dan dikelola secara profesional agar mampu memberikan dampak positif bagi pelayanan serta mendukung kemandirian organisasi gereja.
Sementara itu, keluarga Amang J. Hutabarat/br. Gultom yang menerima tanggung jawab baru tersebut diharapkan mampu menjaga, merawat, dan mengembangkan kawasan Distrik Centre dengan penuh tanggung jawab.
Dengan adanya pembenahan pengelolaan ini, HKBP Distrik XXV Jambi berharap Distrik Centre dapat berkembang menjadi pusat kegiatan pelayanan dan pelatihan yang semakin aktif, produktif, dan bermanfaat bagi seluruh warga jemaat.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

0Komentar